Mahmoud Abbas Desak Israel Hapus Hambatan Gencatan Senjata di Gaza
BeritaNasional.com - Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyampaikan seruan dalam KTT Uni Afrika di Ethiopia pada Sabtu (14/2/2026) waktu setempat. Ia mendesak penghapusan segera terhadap seluruh hambatan yang dinilai sengaja dipasang oleh pihak Israel untuk menghalangi pelaksanaan gencatan senjata fase kedua di Jalur Gaza.
Dalam pidato yang dibacakan oleh Perdana Menterinya, Mohammed Mustafa, Abbas menekankan pentingnya kepatuhan terhadap perjanjian yang telah disepakati demi kemanusiaan.
"Kami menekankan perlunya menghilangkan semua hambatan yang ditimbulkan oleh pendudukan Israel terhadap pelaksanaan ketentuan-ketentuan yang berkaitan dengan fase kedua perjanjian tersebut," tegas Abbas.
Fokus utama dari desakan ini adalah kelancaran kerja komite teknokrat yang telah dibentuk untuk mengawasi roda pemerintahan sehari-hari di Gaza.
Presiden Abbas memandang keberadaan hambatan tersebut sangat mengganggu stabilitas pemulihan wilayah pascakonflik.
"Penghapusan hambatan-hambatan tersebut diperlukan untuk memastikan keberlanjutan layanan, mengkoordinasikan upaya kemanusiaan, dan memungkinkan pemulihan yang cepat," katanya.
Abbas juga melontarkan tuduhan serius terhadap Israel yang dianggap terus melanggar kesepakatan gencatan senjata.
Padahal, perjanjian yang didukung oleh Amerika Serikat tersebut telah mulai berlaku sejak Oktober tahun lalu.
"Sejak pengumuman gencatan senjata hingga hari ini, lebih dari 500 warga Palestina telah tewas (di Gaza), yang mengancam keberlangsungan gencatan senjata dan pelaksanaan penuh fase keduanya," ungkapnya.
Meskipun gencatan senjata yang ditengahi AS telah memasuki fase kedua sejak bulan lalu, kenyataan di lapangan menunjukkan kekerasan masih kerap terjadi. Pihak Israel maupun Hamas masih saling melempar tuduhan atas pelanggaran yang terjadi setiap hari.
Padahal, kesepakatan yang disetujui oleh PBB pada November 2025 ini memiliki tujuan akhir yang sangat krusial, yakni mengakhiri perang di Gaza secara permanen.
Dalam ketentuan fase kedua, pasukan Israel diminta untuk menarik diri secara bertahap dari Gaza, sedangkan Hamas harus melucuti senjatanya dengan pengawasan pasukan stabilitas internasional.
Sumber: CNA
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu







