Jelang Ramadan, 96 Unit Huntara di Pidie Jaya Siap Dihuni
BeritaNasional.com - Sebanyak 96 unit hunian sementara (huntara) di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, siap dihuni jelang memasuki Ramadhan.
Huntara yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kini telah memasuki tahap pengerjaan 95 persen dan tengah dalam tahap final untuk diisi furnitur.
“Kami dari PT. PP (Pembangunan Perumahan) dipercayakan membangun untuk dua area lokasi yang pertama lokasi satu ini, kemudian lokasi dua di area dekat stadion (Pidie Jaya),” kata Site Operational Manager PT. PP (Persero) Tbk Mario Jesayas.
“Untuk di lokasi satu ini perkembangannya mencapai 95 persen, harapan kami Rabu sudah bisa diselesaikan,” tambahnya.
96 unit rumah yang dipersiapkan ini diharapkan bisa menampung 120 Kepala Keluarga (KK) penyintas bencana Sumatera, khususnya di Aceh.
Mario mengatakan, proses pengerjaan di lokasi ini berlangsung total selama dua minggu, termasuk juga pengiriman bahan dari Jakarta.
“Secara konsep, hunian modular ini didesain khusus untuk dapat segera dibangun dengan cepat. Jadi kami pilih konsep modular yang memang sudah didiskusikan dengan Kementerian PU,” ucap Mario.
Di setiap lokasi nantinya, lanjut dia, akan terdapat fasilitas umum, seperti mushala berukuran 6x6 meter, tempat bermain anak, dapur umum, dan toilet.
“Untuk masing-masing blok itu ada area komunal untuk toilet, nanti dipisah mungkin, ada yang khusus pria dan perempuan,” ungkap Mario.
Sementara untuk satu unit huntara akan terdapat furnitur berupa dua tempat tidur, satu almari, dan satu kipas angin.
Sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya pada Sabtu (14/2) menyerahkan 212 kunci huntara bagi masyarakat yang rumahnya rusak atau hilang akibat banjir bandang akhir November lalu.
Proses pengerjaan huntara saat ini dikebut untuk bisa diselesaikan sebelum Ramadan.
Sumber: Antara

GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







