Alaaeddine Bangga Cetak Gol Perdana dan Bawa Persija Raih Kemenangan

Oleh: Harits Tryan
Sabtu, 21 Februari 2026 | 10:37 WIB
Striker Persija Jakarta asal Maroko, Alaaeddine Ajaraie. (Foto/Persija).
Striker Persija Jakarta asal Maroko, Alaaeddine Ajaraie. (Foto/Persija).

BeritaNasional.com - Striker Persija Jakarta asal Maroko, Alaaeddine Ajaraie, mencetak gol perdananya bersama Macan Kemayoran di Jakarta International Stadium (JIS), Jumat (20/2/2026) malam. Gol tersebut membuka jalan kemenangan Persija 2-1 atas PSM dalam lanjutan kompetisi.

Gol tercipta pada menit ke-30 melalui skema serangan dari sisi kanan. Allano Lima melepaskan umpan lambung terukur ke dalam kotak penalti. Alaaeddine yang sudah menunggu datangnya bola langsung melompat di antara dua bek lawan dan menanduk bola dengan sempurna ke gawang PSM.

Sepanjang pertandingan, kontribusi penyerang berusia 33 tahun itu cukup menonjol. Pergerakannya, baik saat menguasai bola maupun tanpa bola, kerap merepotkan lini pertahanan lawan dan memberi dampak positif terhadap pola serangan Persija.

“Alhamdulillah atas kemenangan ini. Bagi kami, setiap pertandingan seperti final. Tim mana pun yang datang ke sini tahu bahwa mereka harus bermain melawan Persija, jadi mereka selalu memberikan lebih dari 100 persen. Kami menyadari hal itu dan alhamdulillah, seluruh tim menunjukkan kerja luar biasa hari ini. Saya senang, terutama untuk tim,” ujar Alaaeddine dikutip dari laman resmi Persija, Sabtu (21/2/2026).

Ia menegaskan fokus tim kini beralih ke laga berikutnya yang akan digelar dalam waktu dekat.

“InsyaAllah, kami memiliki pertandingan lagi dalam empat hari ke depan. Kami harus beristirahat, melakukan pemulihan, dan kembali memikirkan kemenangan berikutnya, InsyaAllah,” lanjutnya.

Alaaeddine yang beragama Islam juga berbagi pengalaman bermain di bulan Ramadan. Menurutnya, tampil saat menjalankan ibadah puasa bukan hal baru dalam kariernya.

“Saya pikir itu hal yang normal bagi saya karena saya seorang Muslim. Saya sudah bermain dalam banyak pertandingan di bulan Ramadan. Bahkan, menurut saya, itu lebih menantang dibanding pertandingan malam, karena biasanya saya bermain sore hari menjelang Maghrib. Jadi ini sudah biasa bagi saya. Saya percaya Allah memberi kami kekuatan lebih di bulan Ramadan, alhamdulillah,” katanya.

Ia pun mengungkapkan rasa terima kasih kepada rekan-rekannya atas dukungan yang diberikan di lapangan.

“Terima kasih kepada tim yang membuat saya bisa mengeluarkan energi lebih. Ramadan bagi saya adalah bulan terbaik, dan semua Muslim memahami hal itu. InsyaAllah, saya bisa berlari lebih lagi di pertandingan selanjutnya. Secara fisik saya merasa bugar dan saya datang ke sini untuk membantu tim meraih kemenangan. Merupakan kebanggaan bagi saya bisa bermain untuk tim ini. Alhamdulillah,” tutupnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: