GBLA Jadi Benteng Kokoh Persib di Super League, Bojan Hodak Puji Loyalitas Bobotoh

Oleh: Tarmizi Hamdi
Sabtu, 21 Februari 2026 | 19:30 WIB
Persib Bandung bertanding di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). (Foto/persib.co.id)
Persib Bandung bertanding di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). (Foto/persib.co.id)

BeritaNasional.com - Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) benar-benar menjadi momok menakutkan bagi tim tamu sepanjang musim ini.

Pelatih Persib Bojan Hodak memberikan penghargaan setinggi langit kepada Bobotoh yang terus menciptakan atmosfer luar biasa setiap kali Pangeran Biru berlaga di kandang.

Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, dukungan fantastis dari tribun menjadi alasan utama mengapa posisi Persib belum terpecahkan saat bermain di hadapan publik sendiri.

Keangkeran GBLA sudah terasa sejak Agustus 2025. Hingga saat ini, Persib belum merasakan pahitnya kekalahan di rumah sendiri.

Rekor impresif ini dimulai saat kemenangan atas wakil Australia, Western Sydney Wanderers, dalam laga pramusim, hingga berlanjut ke pertandingan krusial di level Asia melawan Ratchaburi FC pada ajang AFC Champions League Two (ACL 2).

Secara statistik, dominasi anak asuh Bojan Hodak di kandang sangatlah mengerikan. Dari 14 pertandingan kandang yang telah dijalani, Beckham Putra Nugraha dan kawan-kawan sukses menyapu bersih 13 kemenangan dan hanya sekali tertahan imbang oleh Lion City Sailors.

Khusus di kompetisi Super League, ketajaman lini serang dan kokohnya pertahanan mereka terlihat dari catatan 16 gol yang berhasil dilesakkan, sementara gawang mereka baru kebobolan satu gol saja.

Bojan Hodak menegaskan bahwa rentetan hasil positif ini merupakan buah dari energi positif yang disalurkan Bobotoh dari tribun.

Kehadiran suporter yang memenuhi stadion memberikan motivasi tambahan yang sangat besar bagi para pemain saat bertarung di lapangan hijau.

"Ini (dukungan Bobotoh) adalah keuntungan besar bagi kami setiap kali bermain di kandang," kata Hodak yang dikutip dari laman resmi klub pada Sabtu (21/2/2026).

Selain memberikan suntikan semangat kepada tuan rumah, Hodak mengungkapkan bahwa tekanan suara dari Bobotoh memiliki dampak psikologis yang berat bagi tim lawan. Menurutnya, tidak mudah bagi pemain tamu untuk menjaga fokus di bawah tekanan suporter yang terus bernyanyi tanpa henti sepanjang pertandingan. Hal inilah yang menjadikan setiap laga kandang Persib terasa jauh lebih berat bagi siapa pun lawannya.

Namun, di tengah pujian tersebut, Hodak juga mengecewakan terhadap aksi segelintir oknum yang dinilai merusak citra positif klub.

Pada laga terakhir di Bandung, terdapat tindakan tidak bertanggung jawab yang akhirnya berakhir pada sanksi denda bagi manajemen. Hodak menyayangkan perilaku segelintir orang tersebut yang seolah mengabaikan kepentingan tim demi euforia pribadi yang merugikan.

Kekecewaan itu ia sampaikan dengan membandingkan besarnya jumlah pendukung yang dijaga ketat dengan segelintir orang yang membuat ulah. "Tapi ada 100 orang yang merusak semua ini. Mereka datang ke sini dan melakukan 'pesta pribadi' mereka sendiri. Selain itu, 29.900 suporter lainnya luar biasa," tutupnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: