Naik Jet Pribadi OSO, Menag Nasaruddin Umar Laporan Gratifikasi ke KPK

Oleh: Panji Septo R
Senin, 23 Februari 2026 | 11:55 WIB
Menag Nasaruddin Umar laporkan gratifikasi ke KPK. (BeritaNasional/Panji)
Menag Nasaruddin Umar laporkan gratifikasi ke KPK. (BeritaNasional/Panji)

BeritaNasional.com -  Menteri Agama Nasaruddin Umar menyambangi gedung ACLC Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia datang untuk menyampaikan laporan gratifikasi.

Gratifikasi yang dimaksud yakni berupa tumpangan perjalanan dinasnya di Makassar Sulawesi Selaran menggunakan jet pribadi milik Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO).

Ia menjelaskan kedatangannya merupakan bagian dari komitmen pribadi menjaga integritas sebagai pejabat publik.

“Kali ini saya datang lagi, ya menyampaikan tentang terkait kemarin kepergian saya menjalankan tugas di Sulawesi Selatan," ujar Nasarudin di Gedung ACLC KPK, Senin (23/2/2026).

Ia juga menerangkan alasan spesifik hingga akhirnya menggunakan pesawat mahal tersebut.

"Di Makassar dengan menggunakan pesawat khusus itu. Karena jam 11 malam kan enggak mungkin ada pesawat lagi ke sana dan besok paginya balik lagi karena ada persiapan sidang isbat,” tuturnya.

Nasaruddin bercerita ini bukan kali pertama  berkunjung ke lembaga antirausah. Imam besar masjid Istiqlal ini juga pernah melaporkan penerimaan gratifikasi lain.

"Pertama kali juga saya waktu itu menyerahkan pemberian dari seseorang yang saya duga itu mungkin terkait dengan haji pada waktu itu, saya serahkan ke KPK,” tuturnya.

Proses pelaporan sambung dia, berjalan lancar dan berharap langkah tersebut menjadi standar etik bagi jajaran kementerian yang dipimpinnya.

“Saya ingin menjadi contoh ya terhadap para bawahan kami nanti, staf kami di seluruh lapisan bawah kami. Kemudian juga mungkin para penyelenggara yang lain, mudah-mudahan bisa menjadi pembelajaran buat teman-teman yang lain,” ucapnya.

Ia kembali mengajak seluruh pejabat publik menjaga integritas dengan melaporkan setiap penerimaan yang meragukan. 

“Mari kita menjadi penyelenggara negara yang baik. Laporkan apa pun yang mungkin syubhat buat kita, laporkan apa adanya. Jadi kita jangan khawatir, kalau memang itu ada konsekuensinya ya kita harus siap bertanggung jawab,” ajaknya. 

Terakhir ia berharap langkahnya memberikan contoh positif bagi siapa pun yang memegang amanah negara. 

“Mudah-mudahan hal ini adalah contoh yang baik untuk siapa pun juga yang sebagai penyelenggara negara,” katanya.

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: