Polisi Dalami Sosok Wanita Penumpang Mobil Calya yang Diamuk Massa di Jakpus
BeritaNasional.com - Polisi masih mendalami sosok wanita yang berada di dalam mobil Toyota Calya yang dikemudikan Hafiz Mahendra secara ugal-ugalan saat melawan arah berujung diamuk massa di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat (Jakpus).
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin mengatakan sosok wanita itu adalah teman Hafiz yang saat ini menjalani pemeriksaan.
“Semalam sudah kami interogasi,” kata Komarudin saat dikonfirmasi pada Kamis (26/2/2026).
Namun, Komarudin mengakui, saat diperiksa, si wanita ternyata tidak membawa identitas apa pun. Alhasil, petugas belum bisa memastikan data diri penumpang wanita tersebut. Diduga, wanita itu adalah kekasih Hafiz.
“Yang bersangkutan tidak membawa identitas sama sekali. KTP tidak ada dan lain sebagainya,” ujarnya.
Karena itu, Komarudin mengatakan pihaknya telah melimpahkan kasus ini ke penyelidik reskrim untuk didalami.
“Makanya kami limpahkan ke reskrim,” terangnya.
Di sisi lain, Hafiz telah ditetapkan sebagai tersangka atau pelanggar lalu lintas sesuai Pasal 311 Ayat 1, 2, dan 3 Undang- Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan ancaman pidana selama 4 tahun penjara dan denda Rp8 juta.
Sebelumnya, viral video mobil Toyota Calya dengan nopol D 1640 AHB melintas melawan arah hingga membuat keributan dengan warga dan pengendara lain di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat (Jakpus).
Dikutip lewat akun Instagram @amq_mnl, terlihat mobil Toyota Calya tersebut hendak diberhentikan petugas dengan tembakan peringatan. Namun, pengemudi menolak dan tetap melaju melawan arah.
Kendaraan ini turut menabrak beberapa motor di lokasi dan mobil. Sontak, warga dan pengendara lain segera menghentikan laju kendaraan ini.
Masih dalam rekaman video, mobil berkelir hitam yang akhirnya terhenti pun menjadi bulan-bulanan. Terlihat, kaca belakang sampai dengan bodi depan mobil Calya ringsek akibat dilempari oleh warga yang meluapkan amarah.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 22 jam yang lalu
EKBIS | 21 jam yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu





