Ulama Iran Tegaskan Negaranya Tak Setuju Hentikan Pengayaan Uranium

Oleh: Tim Redaksi
Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:46 WIB
Bendera Iran. (Foto/Pixabay)
Bendera Iran. (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Ulama senior Iran, Seyed Ahmad Khatami menegaskan bahwa Iran tidak pernah setuju untuk menghentikan pengayaan uranium dan tidak akan melakukannya.

Melansir kantor berita semiresmi Iran, Fars, Khatami menyampaikan hal itu saat memimpin salat Jumat sementara di Teheran. Menurutnya, penghentian pengayaan uranium itu sebagai "isu mustahil" yang diajukan oleh "beberapa negosiator Amerika" dan mengatakan Iran tidak akan pernah menerima "penghinaan" seperti itu.

Menurut Khatami, upaya yang digambarkannya itu sebagai upaya Amerika Serikat (AS) untuk memaksakan syarat-syarat akan gagal.

Ia menyampaikan, perundingan tak langsung antara Teheran dan Washington terbatas pada isu nuklir, sedangkan program rudal Iran dan kemampuan pertahanan lainnya tidak dapat dinegosiasikan.

Pernyataan Khatami ini disampaikan setelah perundingan putaran ketiga antara AS dan Iran di Jenewa, Swiss pada Kamis (26/2/2026), yang digelar di tengah ketegangan yang meruncing dan peningkatan kekuatan militer AS di kawasan itu.

Secara terpisah, Juru Bicara Angkatan Bersenjata Iran Abolfazl Shekarchi mengatakan, militer Iran sedang memantau dengan saksama pergerakan AS dan Israel.

Berdasarkan laporan kantor berita semiresmi Iran, Tasnim, Shekarchi menanggapi ancaman terbaru dari Presiden AS Donald Trump sebagai "pamer" dan mengatakan Iran sepenuhnya siap untuk mempertahankan diri.

Ia pun memperingatkan bahwa provokasi apa pun yang dilakukan oleh pasukan AS atau kelompok sekutunya akan mendapatkan respons tegas. Personel dan kepentingan AS di kawasan itu akan berada dalam jangkauan Iran jika terjadi konflik.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: