Timnas Iran di Piala Dunia 2026 Masih Teka-teki, Pemerintah Tunggu Jaminan Keamanan dari AS
BeritaNasional.com - Nasib Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Iran di ajang Piala Dunia 2026 kini berada di tangan pemerintah dan otoritas keamanan tertinggi negara.
Di tengah ketegangan geopolitik yang belum mereda, Menteri Olahraga dan Pemuda Iran Ahmad Donyamali menegaskan keselamatan pemain adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.
“Jika keselamatan para pemain tim nasional di Amerika Serikat terjamin, kami akan berangkat ke Piala Dunia,” ujar Donyamali yang dikutip dari Al Jazeera pada Selasa (21/4/2026).
Kepastian berangkat atau tidaknya skuad berjuluk Tim Melli ke turnamen sepak bola terbesar di dunia itu akan diputuskan melalui pertimbangan matang oleh Pemerintah Iran dan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi.
Meski partisipasi mereka masih menjadi tanda tanya besar sejak pecahnya konflik di kawasan tersebut pada akhir Februari lalu, tim nasional Iran tetap diperintahkan untuk melakukan persiapan teknis.
Donyamali menegaskan tugas profesional federasi adalah memastikan tim dalam kondisi siap tempur.
"Kita harus siap. Mungkin keputusannya adalah tidak pergi, namun jika kita akhirnya berangkat, kita harus memiliki kehadiran yang kuat di sana," tambahnya.
Rencananya, kamp pelatihan timnas akan mulai digelar pada 10 Mei mendatang.
FIFA Tolak Pindah Lokasi, Trump Sebut Iran Tidak Layak Tampil
Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) sempat mengajukan permohonan kepada FIFA untuk memindahkan jadwal pertandingan mereka keluar dari Amerika Serikat.
Namun, FIFA menolak permintaan tersebut dengan alasan kendala logistik dan menegaskan semua jadwal tetap berjalan sesuai rencana awal di AS, Kanada, dan Meksiko.
Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan keyakinannya bahwa Iran akan tetap berpartisipasi. Ia berharap situasi akan damai saat turnamen dimulai. Meski, ia mengakui adanya tantangan besar terkait gencatan senjata yang kian mendekati batas waktu.
"Iran harus datang. Mereka mewakili rakyat mereka, mereka telah lolos kualifikasi, dan para pemain sangat ingin bermain," tegas Infantino.
Pernyataan Infantino ini sekaligus menanggapi komentar Presiden AS Donald Trump yang menyebut kehadiran Iran di turnamen tersebut "tidak pantas" demi alasan keamanan.
"Saya benar-benar tidak percaya kehadiran mereka di sana pantas, demi keselamatan dan keamanan nyawa mereka sendiri," tulis Trump dalam unggahan media sosialnya bulan lalu.
Jadwal Pertandingan
Jika akhirnya memutuskan berangkat, Iran dijadwalkan menghadapi laga-laga berat di fase grup yang semuanya berlokasi di Amerika Serikat:
- 15 Juni: Melawan Selandia Baru (Los Angeles)
- 21 Juni: Melawan Belgia (Los Angeles)
- 26 Juni: Melawan Mesir (Seattle)
Sumber: Al Jazeera
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu





