Donald Trump Sebut Sekutu Timur Tengah Lebih Baik daripada NATO

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 22 April 2026 | 05:00 WIB
Presiden AS Donald Trump. (Foto/Dokumentasi White House)
Presiden AS Donald Trump. (Foto/Dokumentasi White House)

BeritaNasional.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial terkait peta aliansi global negaranya. Trump secara terbuka memuji negara-negara di Timur Tengah dan menyebut mereka sebagai mitra yang jauh lebih loyal dibandingkan anggota NATO.

“(Negara-negara Timur Tengah) adalah sekutu yang jauh lebih baik daripada NATO,” tegas Trump yang dikutip dari Antara pada Selasa (21/4/2026).

Trump secara spesifik menunjuk Uni Emirat Arab (UEA) sebagai contoh nyata sekutu yang baik. 

Ia bahkan menyatakan bahwa pemerintahannya tengah mempertimbangkan pemberian bantuan khusus bagi negara tersebut jika situasi di kawasan memburuk.

“Jika UEA punya masalah meski saya sulit membayangkannya tetapi jika mereka memang memiliki masalah, kami akan selalu ada untuk mereka,” tambahnya.

Pernyataan Trump ini muncul di tengah laporan The Wall Street Journal yang menyebutkan bahwa perwakilan UEA telah menjajaki kemungkinan dukungan finansial dari Washington.

Bantuan ini dipersiapkan sebagai langkah antisipasi jika konflik di Timur Tengah memicu krisis ekonomi yang lebih luas di negara tersebut.

Senada dengan Presiden, Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih Kevin Hassett menyatakan pada Senin bahwa AS siap memberikan sokongan dana. 

Meski demikian, pihak Gedung Putih memprediksi langkah darurat tersebut kemungkinan besar tidak akan diperlukan karena kondisi ekonomi yang masih terkendali.

Pujian Trump terhadap Timur Tengah tampaknya berbanding lurus dengan kekecewaannya terhadap negara-negara Eropa. 

Pada awal April lalu, Trump sempat mengancam akan menarik Amerika Serikat keluar dari NATO.

Kemarahan Trump dipicu oleh keengganan para anggota NATO untuk terlibat dalam perang AS-Israel melawan Iran. 

Ia merasa dikhianati setelah permintaan pengiriman kapal perang ke Selat Hormuz ditolak oleh negara-negara Eropa.

Trump menegaskan dirinya tidak lagi memandang Eropa sebagai mitra pertahanan yang dapat diandalkan karena menolak mendukung kebijakan militer AS di wilayah perairan strategis tersebut.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: