Mulai Operasi Militer di Iran, Trump Desak IRGC Letakkan Senjata

Oleh: Kiswondari
Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:41 WIB
Presiden AS Donald Trump dalam keterangan resminya di Truth Social. (BeritaNasional/Truth Social Trump)
Presiden AS Donald Trump dalam keterangan resminya di Truth Social. (BeritaNasional/Truth Social Trump)

BeritaNasional.com - Dengan alasan melindungi rakyatnya dari ancaman rezim Iran, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa militer AS telah memulai operasi militer besar-besaran di Iran. Ia pun mendesak agar anggota Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dan polisi Iran meletakkan senjata mereka.

“Aktivitas mengancam mereka secara langsung membahayakan Amerika Serikat, pasukan kami, pangkalan kami di luar negeri, dan sekutu kami di seluruh dunia,” kata Trump dalam video yang diunggah ke Truth Socialnya, Sabtu (28/2/2026).

Sebelumnya, dilaporkan bahwa Israel telah melancarkan serangan preemptif terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026). Serangan ini merupakan serangan kedua yang dilakukan oleh Trump setelah serangan pertama ke Iran pada Juni 2025.

Selain itu, Trump juga menyerukan agar anggota IRGC dan seluruh polisi Iran segera meletakkan senjata mereka untuk mendapatkan kekebalan penuh dari serangan ini

“Letakkan senjata kalian. Kalian akan diperlakukan secara adil dengan kekebalan total, atau kalian akan menghadapi kematian yang pasti,” ujarnya.

Trump juga menyampaikan pesan kepada rakyat Iran bahwa kebebasan mereka sudah dekat seraya menyerukan agar mereka mengambil alih pemerintahan setelah serangan AS berakhir.

Trump menegaskan, Amerika mendukung kekuatan besar serta mengajak mereka menentukan nasib sendiri demi masa depan makmur yang segera terwujud.

“Inilah saatnya untuk bertindak. Jangan biarkan kesempatan ini berlalu,” ujar Trump.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: