Trump Kecewa terhadap PM Inggris
BeritaNasional.com - Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan, ia tetap membela keputusannya tidak melibatkan Inggris dalam serangan awal AS-Israel terhadap Iran.
Starmer mengatakan hal itu saat menyampaikan pembaruan situasi Iran kepada anggota parlemen di House of Commons.
Ia mengatakan, keputusan untuk tidak melibatkan Inggris sengaja diambil karena pemerintah meyakini hasil terbaik adalah penyelesaian melalui negosiasi.
"Kami tidak bergabung dengan serangan ofensif AS dan Israel. Dasar keputusan kami adalah pertahanan diri kolektif dari sahabat dan sekutu lama serta melindungi nyawa warga Inggris," katanya.
Menanggapi kritik Presiden AS Donald Trump, Starmer mengatakan, tugasnya adalah menilai apa yang terbaik bagi kepentingan nasional Inggris dan ia tetap pada keputusannya tersebut.
Trump mengatakan, Starmer perlu waktu terlalu lama sebelum memberikan akses kepada AS ke pangkalan-pangkalan Inggris, menurut laporan The Telegraph.
"Ini mungkin sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya di antara negara kita. Kami sangat kecewa dengan Keir Starmer," kata Trump.
Namun, Starmer membedakan situasi awal konflik dengan kondisi saat ini. Ia mengatakan serangan balasan Iran bisa jadi ancaman bagi rakyat Inggris, kepentingan nasional, dan sekutu Inggris, sehingga tidak dapat diabaikan.
Starmer mengatakan sekitar 200.000 warga negara Inggris masih berada di Timur Tengah dan menyebut risiko yang mereka hadapi mengkhawatirkan.
Sumber: Antara

TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







