OTT KPK di Pekalongan Diduga Terkait Pengadaan Outsourcing
BeritaNasional.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pekalongan berkaitan dengan pengadaan tenaga outsourcing.
“Adapun dugaan tindak pidana korupsi dalam peristiwa tertangkap tangan ini adalah berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Selasa (3/3/2026).
"Salah satunya terkait dengan PBJ outsourcing di lingkungan Pemkab Pekalongan,” tambahnya.
Ia menjelaskan pola dugaan pengkondisian vendor menjadi salah satu fokus penyelidikan.
“Ini ada sejumlah pengadaannya yang memang dilakukan di dinas-dinas pemkab pekalongan yang prosesnya diduga diatur, dikondisikan sehingga vendor atau perusahaan-perusahaan tertentu yang bisa masuk dan menang untuk mendeliver barang ataupun jasa,” kata Budi.
KPK, kata Budi, saat ini sedang menelusuri dugaan keterlibatan unsur ASN dan swasta. Dia berjanji akan mengungkal detailnya dalam konferensi pers.
“Artinya pihak-pihak dari swasta. Termasuk juga pihak-pihak yang menyelenggarakan pengadaan barang dan jasa itu. Artinya dari dinas, juga ada Sekda, ada juga dari rumah sakit,” ucapnya.
Menurut Budi, operasi ini menjadi pintu masuk untuk memperluas pendalaman dugaan praktik korupsi.
"Peristiwa tertangkap tangan ini kan terbatas waktunya untuk kemudian segera menetapkan status hukumnya," ucap dia.
"Sehingga ini selalu menjadi entry point untuk kemudian mendalami lebih jauh, lebih meluas lagi terkait dugaan praktik-praktik tindak pidana korupsi yang terjadi,” tandasnya.
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu





