Demokrat Sering Turun ke Lapangan, AHY Pastikan Bukan Manuver Politik
BeritaNasional.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, usia Partai Demokrat ke-25 menjadi momentum kebangkitan partai untuk menemukan kembali jati diri dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. Maka itu, Partai Demokrat rajin turun langsung ke masyarakat.
AHY memohon kepada Presiden Prabowo Subianto agar langkah Partai Demokrat tersebut jangan disalahartikan sebagai manuver politik. Pesan itu disampaikan AHY kepada Sekjen Partai Demokrat Sugiono saat Buka Puasa Bersama Partai Demokrat di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (4/3/2026).
"Itulah mengapa Pak Menlu, Pak Sekjen Gerindra, mohon dilaporkan ke Bapak Presiden selaku pembina koalisi, pembina partai-partai politik, kalau Demokrat tahun ini agak sering turun ke bawah karena semangat 25 tahun tadi. Tolong jangan disalahartikan sebagai sebuah manuver politik karena pemilu masih lama sekali," ujar Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan ini.
AHY menjamin, tugas mengawal pemerintah Presiden Prabowo Subianto sampai akhir merupakan tujuan utama.
Namun, Partai Demokrat memiliki ambisi untuk meningkatkan suara partai di Pemilu 2029 agar tidak lagi menjadi partai terbawah di parlemen.
"Tapi bolehlah kalau kita punya ikhtiar agar Demokrat tidak paling ujung. Di parlemen kita sudah paling ujung, Pak. Kita pernah paling ujung sana, sekarang paling ujung sini. Jadi kalau lagi sidang paripurna, betul ya? Jangan sampai mepet tembok. Kita ingin kembali kokoh, semakin kokoh," ujar AHY.
Partai Demokrat, kata AHY, juga memiliki kemiripan dengan Partai Gerindra. Sehingga ia yakin Partai Demokrat dan Gerindra bisa berkolaborasi dan bersinergi.
"Dan DNA Partai Demokrat itu banyak kemiripan dengan Partai Gerindra. Jadi saya rasa kita bisa bersinergi dan berkolaborasi tentu dengan partai-partai lainnya," ujar AHY.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







