Menko Polkam Cek Kesiapan Bandara & Stasiun Yogyakarta Jelang Arus Mudik 2026, Ini Hasilnya
BeritaNasional.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago telah mengecek langsung kesiapan Bandar Udara (Bandar) Internasional Yogyakarta dan stasiun kereta api Yogyakarta menjelang Hari Raya Idul Fitri dan libur Lebaran 2026.
Djamari menjelaskan pengecekan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan arus mudik dan balik oleh pengelola sarana transportasi dapat berjalan dengan lancar dan aman.
"Kami sudah ditakdirkan untuk melayani masyarakat sehingga tidak ada lagi tugas lain selain melayani masyarakat terlebih pada saat sekarang ini," ujar Djamari Chaniago dalam keteranganya yang dikutip pada Kamis (5/3/2026).
Selama pengecekan di bandara, Djamari meminta agar pelayanan disiapkan dengan baik. Bahkan, maskapai yang ingin membuka penerbangan selama 24 jam harus didukung.
"Hal yang kritis adalah apabila ada satu penerbangan yang delay, maka informasinya harus cepat. Kapan pesawat akan diberangkatkan atau apakah ada penggantinya, itu masyarakat harus tahu,” jelasnya.
“Sehingga hubungan kita dengan maskapai penerbangan juga harus terjalin setiap saat, setiap hari, dan mungkin setiap jam," tuturnya.
Lalu, ketika pengecekan di Stasiun Tugu Yogyakarta, Djamari berpesan agar jam kerja diatur dengan baik. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari faktor kelelahan pekerja yang bisa menyebabkan kecelakaan.
"Jika itu terjadi, maka akan menimbulkan kecelakaan dan itu bisa bergulir menjadi besar, seolah-olah pekerjaan kita yang begitu bagus menjadi tidak berguna hanya karena satu kecelakaan kecil," kata Djamari.
Karena itu, Djamari meminta PT KAI berkomunikasi dengan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda), khususnya pemda, TNI, dan Polri untuk menjamin kelancaran dalam tugas melayani masyarakat.
Sebab, kelancaran pelayanan baik di bandara maupun stasiun merupakan bentuk dedikasi dari seluruh pekerja baik untuk kepentingan masyarakat.
"Untuk para petugas, pesan saya sekali lagi jangan bosan, jangan lelah, dan jangan jenuh untuk melayani masyarakat kita," kata Menko Djamari.
Dalam kesempatan yang sama, Asisten Sekretariat Daerah (Setda) DIY Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I), Aria Nugrahadi menjelaskan Pemda DIY telah menyiapkan dengan baik untuk pelayanan Hari Raya Idul Fitri dan libur Lebaran.
"Dalam catatan kami kemungkinan ada potensi lalulintas pemudik yang akan masuk ke Jogja akan mencapai 8 juta traffic/orang. Tentunya kesiapan dan perhatian dari Kemenko Polkam menjadi suatu keyakinan bagi kami untuk bisa menyambut, melayani dalam rangkaian lebaran nanti menjadi lebih baik," katanya.
Senada dengan itu, General Manager Yogyakarta International Airport, Ruly Artha mengatakan Bandara YAI telah mempersiapkan posko yang akan beroperasi secara penuh pada tanggal 11 Maret dengan melibatkan 669 personil.
"Bandara juga memfasilitasi permintaan airline yang ingin beroperasi 24 jam. Dan untuk antisipasi delay, kami dari pihak bandara turut serta memberikan pemahaman pada masyarakat karena ini juga masih menjadi salah satu hal yang cukup polemik," ucap Rully.
Sementara itu, Direktur Operasi PT KAI Awan H. Purwadinata menyampaikan puncak arus mudik di stasiun Tugu Jogja tidak terlalu ramai dibanding arus balik.
"Strategi yang dilakukan dalam rangka antisipasi libur lebaran yaitu melakukan pemantauan daerah khusus. Kemudian terkait pintu perlintasan, ini yang masih menjadi masalah sehingga kami mengantisipasi agar pintu perlintasan yang resmi akan ada penjaganya," katanya.
Awan mengatakan, KAI juga bekerja sama dengan BMKG untuk mengantisipasi prakiraan cuaca.
"Intinya kami siap untuk melakukan pelayanan, kami juga butuh dukungan dari Kemenko Polkam terkait dengan peningkatan pelayanan," katanya.
PERISTIWA | 22 jam yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






