Pramono Tegas Tolak Negosiasi, Padel di Permukiman Tak Boleh Lewat 20.00 WIB

Oleh: Lydia Fransisca
Kamis, 05 Maret 2026 | 10:43 WIB
Ilustrasi lapangan padel. (Foto/freepik)
Ilustrasi lapangan padel. (Foto/freepik)

BeritaNasional.com - Gubernur DKI Pramono Anung mengumumkan, terdapat pembatasan jam operasional untuk seluruh lapangan padel di Jakarta yang berada di permukiman. Pramono mengatakan, lapangan padel yang berlokasi permukiman beroperasi maksimal sampai pukul 20.00 WIB.

"Maksimum jam 8 malam," kata Pramono di Balai Kota, dikutip Kamis (5/3/2026).

Pramono berujar, sejumlah pengelola lapangan padel telah meminta negosiasi untuk membuka fasilitas olahraga itu lebih malam. Namun, dia menegaskan maksimal jam operasional hanya berada di pukul 20.00 WIB.

"Sedangkan untuk Padel yang ada di perumahan, walaupun sudah punya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), saya juga mendengar masih ada yang ingin negosiasi di atas jam 8 (malam), kami tidak berikan," tegas Pramono.

Seperti diketahui dalam beberapa hari terakhir, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan penyegelan terhadap sejumlah lapangan padel yang tidak memiliki izin lengkap, antara lain Star Padel di Pulomas, Jakarta Timur yang belum memiliki SLF, serta MMT Padel di Kembangan, Jakarta Barat dan Fourthwall Padel di Cilandak, Jakarta Selatan yang belum mengantongi PBG.

Data Pemprov DKI Jakarta mencatat, per akhir Februari 2025, dari 397 lapangan padel yang beroperasi di Jakarta, sebanyak 185 bangunan atau sekitar 45 persen belum memiliki PBG. 

Ratusan lapangan tersebut juga belum mengantongi sertifikat laik fungsi (SLF) yang diterbitkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: