2 Warga Tewas Terseret Banjir Lahar di Magelang, 2 Lain Masih Hilang

Oleh: Panji Septo R
Kamis, 05 Maret 2026 | 12:36 WIB
Warga mengabadikan banjir lahar di Magelang Jawa Tengah telan korban jiwa. (BeritaNasional/BNPB)
Warga mengabadikan banjir lahar di Magelang Jawa Tengah telan korban jiwa. (BeritaNasional/BNPB)

BeritaNasional.com -  Banjir lahar yang melanda Kabupaten Magelang Jawa Tengah menyebabkan dua warga meninggal dunia setelah terseret arus sungai. 

Peristiwa terjadi pada Selasa (3/3/2026) setelah hujan dengan intensitas tinggi di kawasan puncak Gunung Merapi.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan hujan deras memicu meluapnya Sungai Senowo di Kecamatan Dukun sehingga menyebabkan banjir lahar.

“Dua warga dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus banjir lahar yang melanda Kabupaten Magelang,” kata Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan dua korban meninggal yang telah ditemukan yakni Heru Setyawan (25) dan Arif Fuad Hasan (26). 

Selain itu, dua korban lainnya masih dinyatakan hilang dan sedang dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

“Selain dua korban meninggal dunia, hingga saat ini dua orang lainnya masih dinyatakan hilang dan tengah dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan,” ungkapnya

BNPB juga mencatat enam warga mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut. Para korban telah mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Menurut Muhari, kondisi banjir di lokasi kejadian saat ini mulai berangsur surut. 

Meski begitu, operasi pencarian korban hilang tetap dilanjutkan dengan memperkuat personel serta dukungan peralatan berat.

“Operasi pencarian akan kembali dilanjutkan dengan penambahan personel seta dukungan peralatan berat guna mempercepat proses evakuasi,” katanya.

Dari sisi kerusakan, banjir lahar juga menimbulkan kerugian materiil. Pendataan sementara BPBD Kabupaten Magelang mencatat satu unit truk terseret arus, satu jembatan terputus, serta tiga jembatan lainnya mengalami kerusakan.

BNPB menyebut bencana tersebut berdampak pada delapan kelurahan di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Dukun, Sawang, dan Mungkid.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: