Jakpro Siapkan Transformasi Jadi City Master Developer Dukung Jakarta Kota Global
BeritaNasional.com - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menyiapkan transformasi menjadi City Master Developer untuk mendukung pembangunan Ibu Kota seiring upaya mendorong Jakarta menjadi kota global.
Hal ini disampaikan manajemen Jakpro dalam pemaparan arah strategis perusahaan menjelang agenda penguatan bisnis pada 2026 pada Jumat (6/3/2026).
Direktur Utama Jakpro Iwan Takwin mengatakan, perusahaan daerah itu berupaya menyeimbangkan peran sebagai agen pembangunan sekaligus entitas bisnis yang tetap menjaga kinerja keuangan secara berkelanjutan.
“Jakpro tidak hanya memastikan proyek dapat diselesaikan dengan baik, tetapi juga memastikan setiap proses pembangunan memperhatikan dampak sosial dan lingkungan secara terukur," kata Iwan.
"Karena itu, laporan keberlanjutan menjadi instrumen penting untuk memastikan akuntabilitas dan konsistensi penerapan prinsip keberlanjutan di seluruh lini bisnis,” tambahnya.
Iwan menjelaskan, arah transformasi tersebut telah dimasukkan dalam peta jalan jangka panjang perusahaan, mulai dari penguatan fondasi organisasi dan tata kelola, pengembangan kawasan terintegrasi, hingga konsolidasi portofolio kawasan secara profesional.
Ke depan, Jakpro juga berkomitmen mengembangkan kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD) guna memperkuat konektivitas perkotaan serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.
Perusahaan juga akan memastikan setiap proyek memperhatikan standar lingkungan dan keberlanjutan internasional untuk mendukung target net zero emission Jakarta pada 2050.
“Peluang Jakarta untuk menjadi pusat ekonomi global sangat besar. Jakpro hadir untuk memastikan pembangunan fisik tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi terorkestrasi dalam satu kesatuan ekosistem kota yang kohesif dan memberikan dampak nyata terhadap kualitas hidup warga,” ucap Iwan.
Di kesempatan yang sama, Kepala Badan Pembinaan BUMD (BP-BUMD) DKI Jakarta Syaefullah Hidayat mengatakan, transformasi Jakpro sejalan dengan kebijakan pembinaan badan usaha milik daerah yang berorientasi jangka panjang.
“Dalam kerangka pembinaan BUMD, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak menilai kinerja BUMD semata dari capaian laba tahunan. BUMD seperti Jakpro menjalankan penugasan strategis dengan karakter investasi jangka panjang,” ujar Syaefullah.
Menurutnya, perubahan model bisnis tersebut juga bertujuan memastikan pengelolaan aset dan investasi daerah dilakukan secara profesional serta memberi manfaat ekonomi dan sosial bagi Jakarta.
Sementara itu Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Yustinus Prastowo menambahkan, peran Jakpro perlu dilihat dalam kerangka pembangunan kota secara menyeluruh.
“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memandang Jakpro sebagai instrumen strategis kebijakan pembangunan kota. Kontribusinya tidak hanya diukur dari satu proyek atau satu angka keuangan, tetapi dari bagaimana pembangunan tersebut memperkuat mobilitas, kualitas ruang kota, daya saing ekonomi, serta positioning Jakarta di tingkat global,” kata Prastowo.

TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu







