Kak Seto Usul Jakarta Bentuk Seksi Perlindungan Anak tingkat RT

Oleh: Tim Redaksi
Senin, 20 Juli 2026 | 21:29 WIB
Anak-anak bermain di Taman Bendera Pusaka, Jakarta, Sabtu (4/4/2026). (Beritanasional.com/Oke Atmaja)
Anak-anak bermain di Taman Bendera Pusaka, Jakarta, Sabtu (4/4/2026). (Beritanasional.com/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Jelang Hari Anak Nasional pada 23 Juli, Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi alias Kak Seto mengusulkan perlunya dibangun Seksi Perlindungan Anak di Tingkat Rukun Tetangga (SPARTA) di seluruh RT di Jakarta. Ia pun mencontohkan Tangerang Selatan yang pernah mendapatkan Rekor MURI sebagai kota pertama dengan Seksi Perlindungan Anak di tingkat RT. Dan Jakarta bisa menerapkan hal serupa.

“Salah satu yang ingin kami usulkan adalah karena pemberdayaan masyarakat penting sekali, kami sudah merintis sejak tahun 2011, (dari) LPAI, yaitu SPARTA, Seksi Perlindungan Anak di tingkat rukun tetangga,” kata Seto di Balai Kota, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Seto pun mencontohkan beberapa wilayah lain yang telah menerapkan SPARTA di lingkup RT di antaranya,  Bekasi, Bengkulu Utara, dan Belitung. Karenanya, ia pun berharap agar Jakarta juga akan menerapkan hal serupa, terlebih Jakarta merupakan kota yang menyandang predikat Kota Ramah Anak.

“Dimulai dari yang paling dekat dengan keluarga, yaitu rukun tetangga, yang sangat peduli pada perlindungan anak dan segera mencegah terjadinya berbagai kekerasan terhadap anak. Jadi mudah-mudahan, DKI kami juga usulkan nanti kalau sudah mendapatkan instruksi ini sebagai provinsi pertama yang seluruh RT-nya di tiap kota sudah dipenuhi dengan SPARTA,” jelas Seto.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera mengkaji usulan tersebut.

“Kak Seto yang tadi usulannya mengenai SPARTA, nanti kami kaji, kami dalami," kata Pramono.

Politikus PDI Perjuangan ini menyampaikan bahwa DKI Jakarta telah menjadi provinsi yang ramah terhadap anak sejak 2022, dan meminta agar prestasi tersebut dipertahankan.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: