12 Tahun Misteri Hilangnya Pesawat MH370, Fase 2 Pencarian Berakhir Tanpa Hasil di Samudra Hindia

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 08 Maret 2026 | 16:00 WIB
Ilustrasi pesawat maskapai Malaysia Airlines MH370. (Foto/Dok Malaysia Airlines)
Ilustrasi pesawat maskapai Malaysia Airlines MH370. (Foto/Dok Malaysia Airlines)

BeritaNasional.com - Tepat 12 tahun sejak hilangnya pesawat Malaysia Airlines penerbangan MH370, harapan untuk menemukan jawaban kembali menemui jalan buntu. 

Kementerian Perhubungan Malaysia memberikan perkembangan terbaru terkait upaya pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang 12 tahun silam.

Melalui pernyataan resmi pada Minggu (8/3/2026), pemerintah menyatakan bahwa misi pencarian di wilayah baru Samudra Hindia bagian selatan sejauh ini masih nihil.

Operasi yang melibatkan perusahaan ahli bawah laut asal Inggris, Ocean Infinity, tersebut dilakukan secara intensif dalam dua tahap utama, yaitu fase 1 berlangsung pada 25 hingga 28 Maret 2025 dan fase 2 berlangsung dari 31 Desember 2025 hingga 23 Januari 2026. Pihaknya telah menyisir 7.500 kilometer persegi dasar laut

Biro Investigasi Kecelakaan Udara (AAIB) mengungkapkan, selama 28 hari operasional, tim telah menyisir area seluas kurang lebih 7.571 kilometer persegi di dasar laut yang telah ditentukan.

Menariknya, pihak Ocean Infinity mengindikasikan bahwa mereka sebenarnya telah melakukan survei tambahan di area yang lebih luas bahkan sebelum perjanjian resmi ditandatangani pada Maret 2025. Langkah ini dilakukan guna memperkuat data pendukung operasi pencarian utama.

Pemerintah Malaysia menegaskan bahwa mereka tidak akan menghentikan komunikasi dengan pihak keluarga. Transparansi informasi tetap menjadi prioritas utama di tengah misteri yang belum terpecahkan ini.

"Pemerintah tetap berkomitmen untuk terus memberikan informasi kepada keluarga dan akan memberikan pembaruan secara berkala sebagaimana mestinya," tulis pernyataan resmi kementerian tersebut.

Tragedi MH370 terjadi tepat pada tanggal ini, 8 Maret, dua belas tahun yang lalu. Pesawat yang sedang dalam perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Beijing tersebut lenyap dari radar membawa 239 orang di dalamnya.

Hingga kini, hilangnya Boeing 777 tersebut tetap menjadi salah satu kecelakaan tragis paling misterius dalam sejarah penerbangan dunia.

Sumber: Xinhua Newssinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: