Pencarian Korban Ledakan Bom Perang Dunia II di Biak Diperluas hingga Ring 2

Oleh: Bachtiarudin Alam
Minggu, 07 Juni 2026 | 19:11 WIB
3 Korban Ledakan Bom Perang Dunia II di Biak Masih Hilang. (Foto/istimewa)
3 Korban Ledakan Bom Perang Dunia II di Biak Masih Hilang. (Foto/istimewa)

BeritaNasional.com - Tim gabungan masih fokus melakukan pencarian terhadap tiga korban yang hingga saat ini dinyatakan hilang akibat insiden ledakan bom peninggalan Perang Dunia II di Kabupaten Biak Numfor, Papua.

Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, menyebut pencarian terhadap tiga korban akan difokuskan di Ring 1 dan Ring 2 dengan radius pencarian empat kilometer dari lokasi ledakan hingga Senin (8/6/2026) besok.

“Fokus kami saat ini adalah melanjutkan pencarian terhadap tiga korban yang masih belum ditemukan, sekaligus memastikan proses identifikasi korban dapat berjalan dengan baik,” kata Ari dalam keterangannya, Minggu (7/6/2026).

Sejumlah barang bukti juga telah ditemukan oleh petugas yang diduga berkaitan dengan korban maupun peristiwa ledakan. 

Di antaranya dua serpihan bagian tubuh manusia, satu unit telepon genggam merek Evercoss warna hitam, tiga dompet, satu pisau, satu gunting medis, satu pinset medis, serta satu unit GPS merek Garmin.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan dan sterilisasi yang dilakukan oleh Tim Jibom dan Gegana Sat Brimob Polda Papua, area Ring 1 atau lokasi yang diduga menjadi pusat ledakan telah dinyatakan steril dan bebas dari potensi bahan peledak.

Meski demikian, aparat keamanan masih melakukan pengamanan ketat di sekitar lokasi serta melanjutkan olah tempat kejadian perkara guna mencari barang bukti lain yang dapat membantu proses penyelidikan.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi arahan petugas dan tidak memasuki area yang masih menjadi lokasi pencarian maupun penyelidikan guna menghindari risiko yang tidak diinginkan,” ujar dia.

Lebih lanjut, Ari menegaskan bahwa pengamanan di sekitar lokasi ledakan akan tetap dilakukan hingga seluruh tahapan pencarian dan penyelidikan selesai.

“Walaupun area sumber ledakan telah dinyatakan steril oleh Tim Jibom dan Gegana, kami tetap melakukan pengamanan dan pembatasan akses di lokasi. Hal ini untuk mendukung proses olah TKP lanjutan serta memberikan ruang kepada tim gabungan dalam melaksanakan tugas pencarian secara optimal,” tambahnya.

Sementara itu, korban luka-luka telah terdata oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kabupaten Biak Numfor. Seluruh korban saat ini menjalani rawat jalan dan terus dipantau oleh tenaga kesehatan serta pihak RSUD Biak.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: