Jakarta Terkepung Banjir, BPBD Percepat Tangani Genangan di 148 RT
BeritaNasional.com - Intensitas hujan tinggi yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu (7/3/2026) hingga Minggu (8/3/2026) pagi mengakibatkan banjir di sejumlah titik.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan 148 RT dan 20 ruas jalan masih terendam air hingga Minggu siang pukul 12.00 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan upaya penyedotan air dan pembersihan tali-tali air terus dilakukan secara kolaboratif dengan instansi terkait untuk mempercepat penanganan banjir.
“BPBD DKI Jakarta juga berkoordinasi dengan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” ujar Isnawa Adji melalui siaran persnya pada Minggu (8/3/2026).
Dia mengungkapkan wilayah terdampak mencakup Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.
Ketinggian air terpantau sangat bervariasi, mulai dari 20 sentimeter hingga titik terdalam mencapai 150 sentimeter.
Penyebab utama banjir kali ini adalah curah hujan ekstrem yang berlangsung selama beberapa hari. Kondisi ini diperparah dengan meluapnya beberapa sungai utama seperti Kali Ciliwung, Kali Krukut, dan Kali Pesanggrahan, serta tidak tertampungnya debit air di sejumlah saluran penghubung.
Data BPBD menunjukkan wilayah Jakarta Timur menjadi yang paling terdampak dengan 60 RT tergenang, disusul Jakarta Selatan dengan 55 RT, dan Jakarta Barat sebanyak 33 RT.
Dampak banjir ini juga mulai memaksa warga untuk meninggalkan rumah mereka. Di Kelurahan Pejaten Barat, tercatat 46 kepala keluarga atau sekitar 72 jiwa telah mengungsi di Musala Al Inayah.
Daftar 20 Ruas Jalan Terdampak
Selain permukiman, akses transportasi di beberapa titik utama juga terganggu. Berikut daftar ruas jalan yang tergenang:
- Jalan Srengseng Raya, Srengseng
- Jalan Daan Mogot KM 13, Rawa Buaya
- Jalan Perumahan Green Garden (MCD), Kedoya Utara
- Jalan Meruya Selatan
- Jalan Daan Mogot (Depan Victoria), Cengkareng Timur
- Jalan Daan Mogot Halte Taman Kota, Kedaung Kali Angke
- Jalan Kapten Pierre Tendean, Kuningan Barat
- Jalan Cileduk Raya (Seskoal), Cipulir
- Jalan Cileduk Raya (Kolong ITC), Cipulir
- Jalan Cileduk Raya (Pom Bensin Shell), Ulujami
- Jalan Bintaro Permai Raya (H Gari), Pesanggrahan
- Jalan Beo, Pesanggrahan
- Jalan Swadarma Raya, Ulujami
- Jalan Puri Kembangan (Depan SMK Budi Murni), Kedoya Selatan
- Jalan Kramat Raya, Tugu Utara
- Jalan Rawa Indah RT 003 RW 003, Pegangsaan Dua
- Jalan Karet Pasar Baru Barat I, Karet Tengsin
- Jalan Petamburan II, Petamburan
- Jalan Bendungan Hilir, Tanah Abang
- Jalan Rengas Raya, Bintaro
BPBD DKI Jakarta meminta warga yang tinggal di daerah rawan banjir untuk tetap waspada dan segera melaporkan kondisi darurat.
“BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” tandasnya.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






