Milan Menang Derby, Allegri Tetap Sebut Inter Kandidat Terkuat Juara

Oleh: Harits Tryan
Senin, 09 Maret 2026 | 11:31 WIB
Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri. (Foto/AC Milan)
Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri. (Foto/AC Milan)

BeritaNasional.com - Pelatih Massimiliano Allegri memberikan komentar usai AC Milan mampu menang tipis dari Inter Milan dalam derby sekota. Meski demikian, Allegri menegaskan bahwa Inter masih menjadi favorit utama dalam perebutan gelar Serie A musim ini.

Kemenangan 1-0 Milan dalam Derby della Madonnina membuat jarak dengan Inter di puncak klasemen kini tersisa tujuh poin, dengan kompetisi menyisakan 10 pertandingan.

Allegri mengingatkan bahwa terakhir kali Milan menyapu bersih dua derby Serie A terjadi pada musim 2010-2011, saat ia juga menjadi pelatih Rossoneri. Musim tersebut berakhir dengan gelar juara liga.

“Semuanya berakhir dengan memenangkan Scudetto,” ujar Allegri sambil tersenyum dalam wawancara dengan DAZN Italia.

Namun pelatih asal Italia itu menilai Inter masih berada di posisi yang sangat kuat dalam perburuan gelar.

“Inter memiliki keunggulan tujuh poin di puncak klasemen, itu keuntungan besar. Mereka masih tim terkuat dan favorit utama,” kata Allegri.

Ia menambahkan bahwa Milan sebenarnya masih bisa tampil lebih efektif, terutama di sepertiga akhir lapangan.

“Kami seharusnya bisa bermain lebih baik dan lebih tajam di sepertiga akhir lapangan dalam beberapa situasi,” ujarnya.

Menurut Allegri, kemenangan atas Inter sangat penting untuk menjaga posisi Milan di papan atas. Ia juga menyinggung jarak poin dengan beberapa rival lain.

“Kami hanya bisa merasa senang, karena kami berhasil menahan Juventus di angka minus 10 poin, Como dan Roma di angka minus sembilan, jadi mendapatkan hasil yang baik hari ini sangat penting,” jelasnya.

Allegri menegaskan bahwa fokus utama tim sebenarnya adalah memastikan tiket ke Liga Champions musim depan.

“Kami bekerja selama tujuh bulan untuk memastikan kami mencapai bulan Maret dalam kondisi sebaik mungkin, karena saat itulah pertandingan terpenting musim ini dimainkan dan segalanya ditentukan,” katanya.

Gol kemenangan Milan dicetak Estupiñán setelah memanfaatkan umpan terobosan dari Youssouf Fofana untuk menaklukkan kiper Yann Sommer di tiang dekat. Gol tersebut menjadi gol pertama pemain asal Ekuador itu bersama Milan.

Allegri mengakui gol tersebut merupakan skenario yang telah dipersiapkan tim pelatih untuk mengeksploitasi sisi pertahanan yang dijaga Luis Henrique.

“Luis Henrique adalah pemain yang sangat bagus, tetapi kami telah mempersiapkan situasi itu dalam latihan,” ujar Allegri.

Ia juga memuji kontribusi Fofana yang dinilai tampil impresif dalam pertandingan tersebut.

“Fofana bermain sangat baik dengan assist itu. Dia juga memberikan dua umpan penting lainnya melawan Cremonese meskipun saat itu kami gagal mencetak gol. Tim ini bermain lebih baik,” katanya.

Kemenangan Milan juga disaksikan langsung pemilik klub Gerry Cardinale yang hadir di San Siro untuk pertama kalinya dalam sekitar 18 bulan terakhir.

“Saya berbicara dengan tim lalu pergi karena harus melakukan wawancara. Saya sangat senang klub dan para pendukung memberi selamat kepada para pemain,” ujar Allegri.

Meski meraih kemenangan penting, Allegri mengingatkan timnya untuk tetap rendah hati.

“Kita tahu bahwa kita belum mencapai apa pun, jadi kita harus tetap rendah hati. Yang terpenting, kemenangan ini membawa kita ke 60 poin dan membuat kami terus melangkah menuju target,” katanya.

Ia juga menilai timnya mengeluarkan banyak energi di babak pertama sehingga sedikit tertekan setelah jeda, ketika Inter meningkatkan intensitas permainan.

“Kami menghabiskan banyak energi di babak pertama, lalu Inter meningkatkan tempo. Namun selain peluang Federico Dimarco, saya tidak ingat ada peluang nyata mereka,” tutur Allegri.

“Sekali lagi, saya perlu menegaskan bahwa Inter tetap menjadi favorit utama untuk Scudetto. Kemenangan ini hanya meningkatkan moral kami,” pungkasnya.

Sumber: Football Italiasinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: