Stok Beras Melimpah, DPR Minta Pemerintah Susun Peta Jalan Ekspor
BeritaNasional.com - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman meminta pemerintah merumuskan peta jalan ekspor beras petani dalam negeri. Sebab stok beras berlimpah mencapai 3,53 ton di akhir Desember 2025 lalu.
"Tantangan kita hari ini, menurunkan biaya produksi dan memperbaiki mutu sehingga kita bisa bersaing dengan negara produsen beras lainnya, dalam merebut potensi pasar global," ujar Alex dalam keterangannya dikutip Senin (9/3/2026).
Alex menilai, saat ini pemerintah melalui BRIN dan perguruan tinggi perlu melakukan riset dalam mengatasi persoalan angka patah dan menir beras. Jika tidak segera diatasi akan sulit menembus pasar global.
"Kondisi saat ini, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), mengandung patahan (broken) atau menir (pecahan kecil) berada di angka 25-40 persen. Sementara, beras dari negara-negara produsen beras lainnya di Asia Tenggara, kadar broken-nya telah berada di angka 5 persen," katanya.
"Jika kondisi ini tak segera diatasi, pasar beras global akan sangat sulit ditembus," jelas Ketua Panja Penyerapan Gabah dan Jagung Komisi IV DPR RI ini.
Menurut Alex, jika pasar global tidak bisa ditembus, program swasembada pangan yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, akan menghadapi kendala cukup pelik.
"Saat ini, bapak presiden telah mencanangkan peningkatan produksi, baik itu melalui ekstensifikasi maupun intensifikasi pertanian. Sementara, daya serap dalam negeri, tidak bertambah signifikan. Mau diapakan stok melimpah itu nantinya. Ini tantangan yang harus segera dijawab," ujar Alex.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu







