Trump Klaim Menang Telak, Isyaratkan Akhiri Perang Iran
BeritaNasional.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim bahwa pihaknya telah menang telak dalam perang Iran, sekaligus mengisyaratkan bahwa perang dengan Iran yang hingga kini masih berlangsung akan segera berakhir, meskibukan dalam pekan ini.
"Kami menang telak. Kami jauh lebih cepat dari jadwal," klaim Trump, yang awalnya memperkirakan konflik tersebut dapat berlangsung selama 4-5 pekan, dalam suatu taklimat media di Florida, Senin (9/3/2026).
Pernyataan Trump ini setelah Iran memilih Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru mereka setelah sang ayah, Ayatollah Ali Khamenei, gugur dalam gelombang pertama serangan gabungan AS-Israel.
Mojtaba Khamenei dikenal karena kedekatannya dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Naiknya Mojtaba menjadi pemimpin baru Iran ini menimbulkan kekhawatiran di sebagian besar negara bahwa perang, yang memasuki pekan kedua, dapat semakin menggoyahkan kawasan Timur Tengah dan langsung berdampak pada ekonomi global.
Namun, ia bersikeras bahwa AS telah mencapai keberhasilan militer yang "belum pernah terjadi sebelumnya", Trump mengaku kecewa dengan terpilihnya pemimpin tertinggi baru Iran.
"Kami pikir ini hanya akan menyebabkan masalah yang sama untuk negara ini," katanya.
Trump juga memperingatkan bahwa AS akan menyerang Iran secara agresif jika negara itu berusaha memblokir pasokan energi dunia.
"Kami akan sangat keras menghantam mereka, sehingga tidak mungkin bagi mereka atau siapa pun yang membantu mereka untuk memulihkan bagian dunia itu," katanya.
Namun, ia menyampaikan optimisme tentang harga minyak, mengatakan bahwa harga minyak akan jauh lebih rendah setelah perang berakhir.
Perihal gangguan pengiriman minyak melalui Selat Hormuz, Trump mengatakan AS kurang terpengaruh dibanding China.
"Kami benar-benar membantu China dan negara-negara lain, karena mereka mendapatkan banyak energi dari (selat). Tetapi lihat, kami memiliki hubungan yang baik dengan China. Menjadi kehormatan bagi saya untuk melakukan itu," tegasnya.
Sumber: Antara
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






