Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran Non-Tunai di Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026

Oleh: Lydia Fransisca
Selasa, 10 Maret 2026 | 23:20 WIB
Bazar Jakarta Prime Ramadan. (Foto/doc. Bank Jakarta)
Bazar Jakarta Prime Ramadan. (Foto/doc. Bank Jakarta)

BeritaNasional.com - Bank Jakarta mendukung penerapan sistem pembayaran non-tunai dalam kegiatan Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026 yang diselenggarakan oleh Perumda Pasar Jaya di Halaman Balai Kota DKI Jakarta pada 9–10 Maret 2026.

Dukungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mendorong akselerasi transaksi digital serta memperkuat literasi dan inklusi keuangan di masyarakat.

Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo mengatakan, partisipasi dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas penggunaan sistem pembayaran digital dalam aktivitas ekonomi masyarakat.

"Melalui dukungan sistem pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan ini, kami ingin menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih praktis bagi masyarakat sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi pelaku UMKM," kata Agus melalui keterangan resminya di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Menurut Agus, digitalisasi transaksi tidak hanya memberikan kemudahan bagi konsumen, tetapi juga membantu pelaku UMKM dalam meningkatkan efisiensi pencatatan keuangan serta memperluas jangkauan pasar.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta Arie Rinaldi mengatakan, keterlibatan dalam kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan layanan keuangan formal dan transaksi digital.

"Kehadiran Bank Jakarta pada kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyediaan sistem pembayaran, tetapi juga menjadi bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan layanan keuangan formal dan transaksi digital secara bijak," jelas Arie.

Sebagai informasi, Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026 menghadirkan berbagai tenant kuliner dan fesyen dari mitra Pasar Jaya serta sejumlah kegiatan sosial yang ditujukan bagi masyarakat selama bulan Ramadan.

Kegiatan tersebut juga melibatkan pelaku UMKM dan komunitas sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi rakyat.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: