Pramono Pertimbangkan Buat Pergub soal Bullying

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 11 Maret 2026 | 12:58 WIB
Ilustrasi perundungan. (Foto/Pixabay)
Ilustrasi perundungan. (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Masalah bullying atau perundungan terus menerus terjadi di berbagai lingkungan sosial. Karenanya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mempertimbangkan untuk membuat peraturan gubernur (pergub) terkait penanganan dan pencegahan perundungan atau bullying di ibu kota merespons salah satu permintaan masyarakat saat berkunjung ke Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit di Jakarta Timur pada Selasa (10/3/2026) kemarin.

“Tadi ada beberapa permintaan, salah satunya adalah hal yang berkaitan dengan bullying. Saya akan meminta kepada Asisten Kesejahteraan Rakyat dan jajaran untuk mempelajari apakah memang diperlukan peraturan gubernur yang berkaitan dengan bullying,” kata Pramono di RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur, yang dikutip Rabu (11/3/2026).

Menurut Pramono, dukungan dari lingkungan sekitar sangat penting agar pasien dapat pulih dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik setelah menjalani perawatan. Untuk itu, ia berkomitmen untuk segera menindaklanjuti permintaan terkait aturan penanganan dan pencegahan bullying di ibu kota.

Selain itu, Pram juga mengimbau masyarakat agar turut merangkul para penyintas gangguan mental sehingga mereka mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

"Harapan saya, mudah-mudahan, siapa pun yang dirawat di tempat ini, ketika mereka selesai perawatannya, menjadi lebih baik. Dan yang paling penting adalah masyarakat juga harus bisa menerima sekaligus menghilangkan stigma yang ada," ujar Pramono.

Sebelumnya, data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada 2026 yang menunjukkan selama periode 2023-2026, tercatat sebanyak 120 kasus bunuh diri anak.

Kasus bunuh diri anak yang tercatat itu bukan disebabkan faktor tunggal, melainkan hasil interaksi berbagai faktor, mulai dari kemiskinan, perundungan, depresi, pola asuh yang kurang empati, hingga keterpaparan lingkungan digital yang tidak sehat, seperti pengaruh gim online.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: