Pemprov DKI Dukung BGN Hentikan Sementara Operasional 50 SPPG di Jakarta
BeritaNasional.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta buka suara tentang 50 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Ibu Kota yang operasionalnya dihentikan sementara, Rabu (11/3/2026).
Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim mengatakan terus berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memenuhi persyaratan yang ada.
"Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi erat dengan BGN dan pihak terkait untuk pendampingan serta verifikasi percepatan pemenuhan persyaratan bagi SPPG di Jakarta," kata Chico kepada Beritanasional.com, Rabu (11/3/2026).
Chico pun menegaskan ia mendukung penghentian operasi ini guna menjaga kualitas program Makan Bergizi Gratis.
"Kami mendukung penuh langkah ini sebagai komitmen bersama menjaga kualitas program MBG," ujarnya.
"Prinsip utamanya Pemprov DKI Jakarta memprioritaskan menjaga keselamatan, dan kesehatan peserta didik penerima MBG," tambah dia menandasi.
Diberitakan sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 1.512 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pulau Jawa hari ini.
Penghentian ini dilakukan usai evaluasi dan menunjukkan bahwa sejumlah dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum memenuhi standar operasional serta kelengkapan sarana dan prasarana.
Direktur Wilayah II Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN Albertus Dony Dewantoro mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penataan operasional SPPG untuk memastikan layanan program berjalan sesuai standar.
"Ada 1.512 SPPG kita hentikan sementara operasionalnya, ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari evaluasi terhadap pemenuhan standar operasional serta persvaratan sarana dan prasarana di sejumlah SPPG," jelasnya. 
PERISTIWA | 12 jam yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







