Menko Polkam: Kelancaran Arus Mudik Lebaran Tanggung Jawab Bersama

Oleh: Bachtiarudin Alam
Jumat, 13 Maret 2026 | 21:54 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago. (Foto/Ist)
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago. (Foto/Ist)

BeritaNasional.com - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman maupun kembali ke tempat tugasnya.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago. Ia menegaskan bahwa pengamanan dan kelancaran arus mudik bukan hanya tugas satu lembaga, tetapi merupakan tanggung jawab bersama.

“Saya tekankan kembali bahwa kekuatan yang ditampilkan saat ini adalah pasukan yang terlibat secara langsung di lapangan, sementara kekuatan yang mendukung secara tidak langsung jumlahnya bahkan lebih besar," ujarnya.

Sebagai tanggung jawab bersama, Djamari menjelaskan bahwa dalam pengamanan mudik turut melibatkan TNI dan Polri yang bekerja sama dengan berbagai unsur lain, termasuk Basarnas, BNPB, BMKG, serta berbagai elemen masyarakat yang berperan mendukung kelancaran.

"Hal ini menunjukkan betapa besar komitmen dan tekad kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman maupun kembali ke tempat tugasnya, khususnya menuju Jakarta," tegasnya.

Djamari berharap seluruh rangkaian perjalanan mudik dapat berlangsung lancar, aman, dan tertib dengan tetap menjaga kedisiplinan para pengguna jalan dan fasilitas transportasi sebagai kunci utama.

Misalnya, jika seluruh pemudik disiplin dalam menggunakan rest area dan tidak berhenti di bahu jalan tol, hal tersebut dapat mengurangi hambatan arus lalu lintas yang merugikan banyak pihak.

"Persiapan pengamanan ini telah kami lakukan sejak awal bulan Ramadan. Meskipun kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun, kami terus melakukan evaluasi dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pengamanan," kata Djamari.

Selain itu, Djamari juga berpesan kepada insan pers agar dapat membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat luas. Dengan demikian, semua pihak menyadari bahwa kelancaran dan keamanan perjalanan tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga pada kedisiplinan seluruh pengguna sarana transportasi, baik darat, laut, maupun udara.

"Semoga seluruh persiapan yang telah dilakukan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan mudik maupun perjalanan balik mudik," katanya.

Djamari turut hadir dalam Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Ketupat 2026 di Jakarta, Kamis (12/3/2026). Dalam apel tersebut disiapkan 661.243 personel gabungan yang terdiri atas unsur TNI, Polri, Kementerian Dalam Negeri, serta berbagai kementerian dan lembaga terkait lainnya.

Seluruh personel gabungan itu dikerahkan guna mendukung pengamanan arus mudik dan arus balik dalam operasi yang dimulai Jumat (13/3/2026) hingga 13 hari ke depan atau Selasa (25/3/2026).sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: