Masuk Arus Mudik, Sopir Bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan Periksa Urine, Ini Hasilnya

Oleh: Bachtiarudin Alam
Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:47 WIB
Calon penumpang memasukkan barang bawaan ke dalam bus di Terminal Kalideres, Jakarta,Kamis (5/3/2026).(Beritanasional.com/ho/Oke Atmaja)
Calon penumpang memasukkan barang bawaan ke dalam bus di Terminal Kalideres, Jakarta,Kamis (5/3/2026).(Beritanasional.com/ho/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com -  Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Metro Jaya menggelar pemeriksaan urine serentak terhadap para sopir bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) memasuki masa arus mudik lebaran 2026.

Salah satunya yang menjadi titik pemeriksaan urine adalah para sopir di Terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur (Jaktim) pada Jumat (13/3/2026). 

"Menjelang arus mudik Hari Raya Lebaran, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan pengecekan urine terhadap para driver bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dikutip, Sabtu (14/3/2026).

Tes urine dilakukan sebagai upaya memastikan kesehatan par sopir demi menjamin keselamatan penumpang selama periode mudik lebaran 2026.

"Langkah ini bertujuan untuk menjamin para sopir dalam kondisi prima dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar," terang dia.

Pemeriksaan dilakukan secara acak terhadap para sopir bus yang akan membawa pemudik pada masa mudik lebaran ini sembari diberikan imbauan agar para sopir menjaga kesehatan, cukup istirahat, serta menghindari penggunaan obat-obatan terlarang.

"Kegiatan pengawasan ini akan terus dilakukan secara berkala di sejumlah terminal utama guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini," tutur dia.

Berdasarkan pengecekan tes urine ini, Kepala Terminal Kampung Rambutan Revi Zulkarnain menyampaikan hasilnya belum ditemukan ada sopir yang positif mengonsumsi narkoba maupun obat-obatan terlarang.

"Untuk yang saat ini, pemeriksaan tes urine, belum kita temukan yang positif narkoba ya. Tapi apabila ditemukan, nanti akan dicek lagi oleh kepolisian apakah karena narkoba atau karena obat," kata Revi.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: