Pemimpin Tertinggi Iran Ancam Para Musuh, Ganti Rugi atau Hadapi Penghancuran Aset
BeritaNasional.com - Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas menyusul pernyataan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei.
Pada Minggu (15/3/2026) malam waktu setempat, ia menegaskan kembali tuntutan negaranya agar pihak-pihak yang dianggap sebagai musuh seperti Amerika Serikat (AS) dan Israel membayar ganti rugi kepada Iran.
Pernyataan ini diunggah melalui akun resmi Telegram Pemimpin Tertinggi yang menguraikan langkah-langkah drastis jika tuntutan kompensasi tersebut diabaikan.
Dalam pesan singkat tersebut, Khamenei memberikan tiga opsi bagi negara atau pihak yang berseteru dengan Iran.
Pertama, Iran menuntut ganti rugi atas kerugian yang dialami negaranya.
Kedua, penyitaan paksa. Jika pembayaran ditolak, Iran mengancam akan mengambil alih aset atau harta milik musuh tersebut sesuai dengan nilai yang mereka tentukan sendiri.
Ketiga, apabila penyitaan aset tidak memungkinkan untuk dilakukan, Iran tidak ragu untuk menghancurkan aset atau kekayaan musuh dengan nilai yang setara dengan kerugian mereka.
"Kita akan mendapatkan ganti rugi dari musuh. Jika dia menolak, kita akan mengambil sebanyak mungkin harta miliknya sesuai yang kita tentukan," tulis unggahan tersebut.
Pernyataan ini muncul di tengah eskalasi konflik regional yang melibatkan Iran dan sekutunya melawan Israel serta Amerika Serikat.
Sumber: Xinhua News
EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 23 jam yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







