Antrean Keluar Bali di Pelabuhan Gilimanuk Capai 15 Km, Didominasi Kendaraan Logistik hingga Motor
BeritaNasional.com - Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal mengungkap lonjakan signifikan arus kendaraan yang meninggalkan Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk pada Minggu (15/3/2026) sore, yang puncaknya terjadi pada pukul 16.00 WITA. Kepadatan tersebut didominasi kendaraan pengangkut logistik, mobil pribadi dan juga motor.
“Terpantau arus kendaraan yang keluar Bali mengalami peningkatan," ujar Faizal dalam keterangan tertulis, Senin (16/3/2026).
"Kantong parkir di dalam pelabuhan penuh terisi dan didominasi kendaraan pengangkut logistik, kendaraan pribadi serta sepeda motor,” ujar Faizal.
Ia menyebut, antrean kendaraan kini telah menjalar hingga wilayah Kecamatan Melaya dengan panjang sekitar 15 kilometer.
“Antrean kendaraan saat ini terpantau telah memasuki wilayah Kecamatan Melaya dengan panjang antrean kurang lebih mencapai 15 kilometer, didominasi kendaraan logistik serta kendaraan pribadi,” jelas Faizal.
Untuk mengendalikan situasi, sejumlah langkah rekayasa dikerahkan Korlantas Polda Bali.
“Personel Ditlantas Polda Bali bersama Polres Jembrana melaksanakan pengaturan dan rekayasa lalu lintas pada jalur antrean menuju Pelabuhan Gilimanuk guna menjaga kelancaran arus kendaraan,” terangnya.
Faizal menambahkan, petugas ditempatkan pada titik-titik padat guna mengatur alur kendaraan dan memberikan imbauan.
Selain itu, koordinasi intensif dengan berbagai instansi terus dilakukan, termasuk ASDP, KSOP, TNI, BPTD, dan DISHUB.
“Operasional penyeberangan saat ini dilayani 32 unit kapal, dengan dua kapal menerapkan pola Tiba Bongkar Berangkat di Pelabuhan Ketapang untuk mempercepat bongkar muat serta mengurai antrean kendaraan,” jelasnya.
Korlantas juga memberlakukan penyekatan kendaraan sumbu tiga ke atas di wilayah Denpasar, Badung, dan Tabanan untuk diarahkan ke buffer zone sebagai bagian dari sistem penundaan guna mengurangi beban antrean menuju Gilimanuk.
“Cuaca cerah, situasi kamtibmas sampai saat ini aman dan kondusif,” imbuhnya.

GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu





