Uni Eropa Enggan Kirimkan Pasukan ke Selat Hormuz
BeritaNasional.com - Menanggapi seruan Presiden Amerika Serikat (AS) kepada para negara pengimpor minyak untuk turut menjaga Selat Hormuz, negara-negara Uni Eropa mengaku belum siap mengerahkan kapal untuk menjamin keamanan di Selat Hormuz karena tidak ingin terlibat dalam Perang Iran.
Dalam konferensi pers usai pertemuan dengan para menteri luar negeri (menlu) Uni Eropa, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas mengatakan bahwa perang AS-Israel dengan Iran tersebut bukanlah perang Eropa.
“Dalam situasi di kawasan ini, kami memiliki operasi ASPIDES di Laut Merah. Pembahasannya adalah bahwa operasi tersebut perlu diperkuat karena tidak memiliki banyak aset angkatan laut. Seharusnya ditambah," ujar Kallas dalam konferensi pers pada Senin (16/3/2026) waktu setempat.
."Namun keputusan apakah mandat ini akan diperluas untuk mencakup Selat Hormuz hingga ke utara dari garis Muscat, tidak mendapat dukungan dari negara-negara anggota. Tidak ada yang ingin terlibat aktif dalam perang ini, dan semua pihak khawatir mengenai bagaimana hasil akhirnya,” tegasnya.
Sebelumnya, pada Sabtu (14/3/2026), Donald Trump menyerukan kepada negara-negara pengimpor minyak, yang pengirimannya dilakukan melalui Selat Hormuz, untuk menjamin keamanan jalur tersebut dengan menjanjikan bantuan dan koordinasi dari AS.
"Negara-negara di dunia yang memperolah minyak melalui Selat Hormuz harus menjaga jalur tersebut dan kami akan membantu, banyak!" kata Trump di media sosial Truth Social.
Dia juga berjanji bahwa Washington akan berkoordinasi dengan negara-negara tersebut agar semuanya berjalan dengan cepat, lancar, dan baik.
Sumber: Antara
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






