Prabowo: Indonesia Lebih Beruntung dalam Hadapi Potensi Lonjakan Harga Minyak Global
BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto mengatakan, Indonesia berada dalam posisi lebih beruntung dalam menghadapi dampak lonjakan harga minyak global akibat konflik di Timur Tengah.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam wawancara dengan Bloomberg yang tayang pada Senin (16/3/2026).
“Kami agak beruntung karena memiliki sumber lain. Minyak kami berasal dari sumber lain, dari Afrika, dari AS,” kata Prabowo, dikutip Rabu (18/3/2026).
Prabowo berujar, pemerintah telah mengantisipasi potensi kenaikan harga minyak melalui berbagai simulasi dan pembahasan di tingkat kabinet.
“Kami pernah mengalami lonjakan seperti ini sebelumnya dalam sejarah kami. Dan kami menghitung harga minyak berdasarkan rata-rata tahunan, jadi kami telah melalui semua simulasi," ujar Prabowo.
"Saya telah mengadakan beberapa rapat kabinet dan pertemuan dengan para ahli, dan kami merasa bisa menghadapi ini sebagai krisis lainnya,” tambah dia.
Meski demikian, ia mengakui kondisi akan menjadi sulit dikendalikan jika harga minyak dunia bertahan di atas 120 dolar dalam jangka waktu lama.
“Akan sangat sulit jika harga di atas 120 dolar dalam waktu lama, tetapi kami berharap rasionalitas tetap ada. Indonesia sebenarnya berada dalam posisi yang lebih beruntung dibanding banyak negara lain. Kami memiliki banyak energi alternatif,” ucap Prabowo.
Ia mencontohkan, berbagai sumber energi alternatif yang dimiliki Indonesia adalah batu bara dan minyak sawit, serta akan mempercepat pengembangan energi terbarukan.
“Kami punya banyak batu bara. Untuk kelangsungan nasional, saya pikir kami akan menggunakan banyak batu bara. Kami juga memiliki banyak minyak sawit, dan dari sawit kami bisa memproduksi diesel bahkan bensin," rinci Prabowo.
"Kami juga akan mempercepat energi terbarukan seperti panas bumi, tenaga air, bioenergi, hingga tenaga surya," katanya.

GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






