Marcus Thuram Jadi Rebutan Newcastle dan Aston Villa, Pilih Liga Inggris Ketimbang Arab Saudi

Oleh: Tarmizi Hamdi
Kamis, 19 Maret 2026 | 03:31 WIB
Bomber Inter Milan Marcus Thuram. (Foto/Instagram)
Bomber Inter Milan Marcus Thuram. (Foto/Instagram)

BeritaNasional.com - Penyerang tajam Inter Milan Marcus Thuram dilaporkan menjadi target utama dua klub Premier League, Newcastle United dan Aston Villa.

Ketertarikan kedua klub Inggris tersebut bukan sekadar isapan jempol. Menurut laporan FcInternews, Newcastle dan Aston Villa dikabarkan telah melakukan pendekatan awal untuk memboyong bintang asal Prancis tersebut ke tanah Britania.

Meskipun ada tawaran menggiurkan dari klub-klub Liga Pro Arab Saudi, Thuram tampaknya memiliki pendirian kuat terkait masa depannya. 

Pemain berusia 28 tahun itu dikabarkan lebih memprioritaskan kepindahan ke kompetisi kasta tertinggi Inggris daripada menyusul jejak bintang dunia lainnya ke Timur Tengah.

Memasuki musim ketiganya di San Siro, baik pihak Inter Milan maupun Thuram disebut-sebut sama-sama menginginkan "awal yang baru". 

Meski kontraknya di Nerazzurri masih berlaku hingga Juni 2028, peluang hengkang di musim panas nanti terbuka sangat lebar.

Performa Thuram musim ini sebenarnya cukup menjanjikan. Dari 35 pertandingan di semua kompetisi, ia berhasil membukukan 12 gol dan 5 assist.

Namun, ketajamannya sedikit menurun belakangan ini. Thuram tercatat hanya mampu mencetak satu gol dalam sembilan penampilan terakhirnya di Serie A. 

Hal ini disinyalir menjadi salah satu alasan munculnya rumor pencarian suasana baru bagi sang pemain.

Bagi klub peminat seperti Newcastle atau Aston Villa, mereka harus siap merogoh kocek cukup dalam. Pasalnya, kontrak Thuram memiliki klausul pelepasan senilai €85 juta (sekitar Rp1,4 triliun).

Hingga saat ini, Marcus Thuram dikabarkan masih berkomitmen penuh untuk memberikan yang terbaik bagi Inter Milan di sisa laga musim ini. 

Keputusan final mengenai masa depannya baru akan diambil setelah kompetisi Serie A Italia resmi berakhir.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: