Pemerintah Pantau Konflik Timur Tengah, Muhadjir Siapkan Skenario Penyelenggaraan Haji

Oleh: Panji Septo R
Jumat, 20 Maret 2026 | 09:46 WIB
Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji Muhadjir Effendy. (BeritaNasional/Panji)
Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji Muhadjir Effendy. (BeritaNasional/Panji)

BeritaNasional.com - Konflik yang terus berkembang di Timur Tengah menjadi perhatian pemerintah dalam menyiapkan penyelenggaraan haji tahun ini. 

Penasihat Khusus Presiden bidang Haji Muhadjir Effendy menyatakan, pemerintah terus memantau situasi dan menyiapkan beberapa rencana alternatif.

“Kita lihat perkembangan situasi karena Timur Tengah sedang konflik, apakah perjalanannya cukup aman atau tidak,” ujar Muhadjir di PP Muhammadiyah, Jakarta, Jumat (20/3/2026).

Ia menjelaskan, keamanan perjalanan menjadi prinsip utama sejak masa awal ibadah haji. 

“Di dalam Al-Qur’an itu ‘fa in uhshirtum famas-taysara minal hadyi’. Kalau jalannya terganggu atau tidak aman maka tidak boleh dilaksanakan haji,” katanya.

Meski begitu ia berharap kondisi tidak mencapai titik ekstrem. Pemerintah, kata Muhadjir, telah menyiapkan skema mitigasi. 

“Mudah-mudahan itu tidak sampai kepada titik sangat ekstrem yaitu tidak ada haji. Saya sudah merancang beberapa plan, plan A, plan B, plan C yang nanti akan disampaikan kepada Presiden,” katanya.

Terkait kemungkinan kenaikan biaya haji akibat gejolak harga bahan bakar dan pangan, ia menegaskan perlindungan terhadap jemaah. 

“Yang penting pertama keselamatan jemaah. Pembiayaan tidak akan berpengaruh terhadap kewajiban para jemaah terutama finansial. Itu komitmen kita,” ujar Muhadjir.sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: