Presiden Iran: Kami Tak Mau Perang dengan Negara Muslim

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Minggu, 22 Maret 2026 | 00:05 WIB
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (Foto/istimewa)
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (Foto/istimewa)

BeritaNasional.com - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan, negaranya tidak mencari perang dengan negara-negara Muslim, sebut kantor berita resmi Iran, IRNA.

Dia menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah pesan untuk mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri, yang menandai akhir bulan suci Ramadan, dan Nowruz, awal tahun baru Iran yang jatuh pada 21 Maret.

Menyinggung ketegangan baru-baru ini antara Iran dan beberapa negara Arab pascaserangan Amerika Serikat (AS) dan Israel, Pezeshkian mengatakan, "Kami tidak berniat memiliki perbedaan dengan negara-negara Muslim. Kami tidak mencari konflik atau perang dengan negara-negara Islam. Mereka adalah saudara kami."

Dia menuding AS dan Israel sebagai penyebab ketegangan yang muncul antara Iran dan negara-negara Muslim di Timur Tengah.

Pezeshkian mengatakan, Iran siap menyelesaikan semua masalah dengan para tetangganya, sembari mengusulkan pembentukan struktur keamanan yang terdiri dari negara-negara Muslim di Timur Tengah untuk memastikan perdamaian, keamanan, dan stabilitas di kawasan itu.

"Kami tidak membutuhkan kehadiran asing di kawasan ini. Kami bisa membentuk sebuah majelis Islam di Timur Tengah dengan kerja sama negara-negara Muslim, dan dalam kerangka itu, mengatur hubungan keamanan, ekonomi, budaya, dan politik kami," ujarnya.

Pezeshkian menekankan, Iran tidak berniat mengembangkan senjata nuklir, dan mantan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei telah mengeluarkan fatwa yang melarang senjata nuklir.

Pezeshkian mengatakan, tidak ada pejabat di Iran yang dapat bergerak menuju pengembangan senjata pemusnah massal.

Namun demikian, dia mengatakan AS berupaya menghasut dunia bahwa Iran sedang bergerak menuju senjata nuklir.


Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: