Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Pernah Berjanji Bayar Iuran Anggota BoP

Oleh: Ahda Bayhaqi
Minggu, 22 Maret 2026 | 16:22 WIB
Presiden Prabowo Subianto dalam Inaugural Meeting of Board of Peace. (Foto/Tim Media Presiden Prabowo)
Presiden Prabowo Subianto dalam Inaugural Meeting of Board of Peace. (Foto/Tim Media Presiden Prabowo)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak pernah berjanji atau berkomitmen menyumbang iuran USD1 miliar untuk Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

"Jadi, kita tidak pernah mengatakan bahwa kita mau ikut iuran 1 miliar dolar," ujar Prabowo yang dikutip dalam siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah pada Minggu (22/3/2026).

Prabowo menegaskan tidak ada komitmen keuangan apa pun yang pernah dijanjikan kepada Amerika Serikat (AS) terkait keikutsertaan Indonesia dalam BoP.

Hal ini terlihat saat Indonesia absen dalam pertemuan founding donors sebelumnya.

"Tidak, tidak pernah. Dalam pertemuan di Washington pada 19 Februari lalu, itu adalah pertemuan founding donors. Mereka masing-masing menyumbang, mungkin ada yang lebih besar. Tapi, Indonesia tidak ada di situ. Karena sejak awal, saat ditanya, saya tidak berkomitmen soal uang sama sekali," tegas Prabowo.

Indonesia, kata Prabowo, siap menjadi bagian dari BoP namun dalam kontribusi pasukan perdamaian untuk menjaga warga Gaza, bukan soal dana.

"Kita menyatakan siap mengirim pasukan perdamaian sesuai kebutuhan," ujarnya.

Namun, Indonesia akan mengikuti perkembangan ketika pembangunan kembali Gaza dimulai. Indonesia, kata Prabowo, kemungkinan mempertimbangkan ikut berkontribusi.

"Kalau gencatan senjata berhasil dan pembangunan dimulai, bukan tidak mungkin Indonesia ikut serta. Kita punya Baznas, dan sebelumnya juga sudah membangun rumah sakit serta berbagai bantuan lainnya di sana," ujarnya.

Prabowo pun menegaskan kembali tidak ada komitmen membayar iuran sebagai anggota BoP.

"Tidak ada komitmen sama sekali," tandasnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: