Prabowo Ungkap Target Pemerintah Perbaiki 300 Ribu Sekolah dalam Lima tahun

Oleh: Ahda Bayhaqi
Minggu, 22 Maret 2026 | 18:42 WIB
Presiden Prabowo Subianto meninjau fasilitas Sekolah Rakyat di Kalsel. (Foto/BPMI)
Presiden Prabowo Subianto meninjau fasilitas Sekolah Rakyat di Kalsel. (Foto/BPMI)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkap, pemerintah sedang mempercepat renovasi sekolah dengan target 300 ribu unit dalam lima tahun. Hal ini sebagai komitmen perbaikan infrastruktur di bidang pendidikan.

"Saya sedang melaksanakan perbaikan fisik sekolah-sekolah. Tahun lalu kita hanya mampu 17 ribu sekolah. Tahun ini 70 ribu sekolah. Tahun depan saya ingin naik 90 ribu sekolah. Lima tahun saya ingin selesaikan 300 ribu sekolah," ujar Prabowo dikutip dalam siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah, Minggu (22/3/2026).

Selain perbaikan fisik, pemerintah juga akan melakukan transformasi sistem pembelajaran melalui digitalisasi di seluruh sekolah Indonesia.

Prabowo melanjutkan, pemerintah telah mendistribusikan lebih dari 288 ribu unit papan pintar interaktif (Interactive Flat Panel) sampai ke daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

Kepala Negara ini menjelaskan, perangkat tersebut dilengkapi dengan materi pembelajaran yang dapat membantu siswa memahami pelajaran secara lebih interaktif.

"Di tiap interactive ini ada software yang kita isi, hampir semua silabus pelajaran ada di situ. Jadi habis satu kelas pelajaran, kalau guru ingin ulangi, ada," ujarnya.

Lebih lanjut, Prabowo menambahkan, pemerintah juga menyiapkan sistem pengajaran terpusat untuk mengatasi ketimpangan kualitas guru di berbagai daerah.

"Nanti kita punya studio, guru-guru terbaik akan ngajar di sekolah yang tidak ada guru matematika, yang tidak ada guru bahasa Inggris, dia dapat pelajaran. Dan Interactive, kita bisa monitor di kelas," ungkapnya.

Prabowo menegaskan, reformasi pendidikan ini merupakan bagian dari strategi besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di tengah perkembangan teknologi global.

"Ini lompatan-lompatan dalam langkah human capital," tegas Prabowo.

Menurut Presiden, pendidikan menjadi kunci utama dalam meningkatkan produktivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

 sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: