4 Suplemen untuk Turunkan Kolesterol Jahat, Apa Saja?
BeritaNasional.com - Peningkatan kadar kolesterol, terutama low density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat bisa meningkatkan kadar seseorang terserang penyakit jantung atau stroke.
Selain obat-obatan, menurut dokter ada beberapa suplemen makanan yang bisa dikonsumsi untuk membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Sebagaimana dikutip dalam siaran Hindustan Times, Dokter Kunal Sood memberikan suplemen yang terbukti dapat membantu menurunkan kadar LDL dalam darah, meningkatkan metabolisme lemak, dan mendukung kesehatan jantung. Apa saja sumplemen tersebut?
1. Asam lemak omega-3
Asam lemak omega-3, terutama eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA), dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dengan mengurangi produksi Very Low Density Lipoprotein (VLDL) di hati serta meningkatkan pembuangan trigliserida dari darah.
"Studi menunjukkan penurunan sekitar 20–30 persen trigliserida, yang membantu memperbaiki metabolisme lipida dan risiko kardiovaskular," kata Dr. Soo.
2. Ekstrak bawang putih
Bawang putih mengandung allicin, senyawa aktif yang dapat membantu mengurangi produksi kolesterol di hati. Mengonsumsi bawang putih dalam bentuk ekstrak dapat membantu menurunkan kadar kolesterol total dan LDL dalam darah, terutama pada individu dengan kadar kolesterol tinggi.
Dr Sood mengatakan, senyawa dalam bawang putih seperti allicin dan S-allyl-cysteine dapat menghambat enzim HMG-CoA reductase dan mengurangi produksi kolesterol di hati.
3. Teh hijau
Teh hijau kaya katekin, antioksidan kuat yang bisa membantu mengurangi penyerapan kolesterol di usus dan menghambat pembentukannya di hati.
"Katekin dalam teh hijau, terutama EGCG, dapat mengurangi penyerapan kolesterol dan menghambat sintesisnya di hati. Analisis studi menunjukkan penurunan moderat namun konsisten pada LDL dan kolesterol total," kata Dr. Sood.
4. Sterol tumbuhan
Dr. Sood menyampaikan bahwa sterol tumbuhan memiliki struktur yang mirip dengan kolesterol, sehingga dapat bersaing dalam proses penyerapan di usus. Dengan mengalahkan kolesterol dalam proses penyerapan, sterol tumbuhan membantu mengurangi partikel kolesterol yang masuk ke aliran darah.
"Ini mengurangi jumlah kolesterol yang masuk ke sirkulasi dan meningkatkan pembuangannya melalui feses. Meta-analisis menunjukkan asupan sekitar 0,6 hingga 3,3 gram per hari mengurangi kolesterol LDL sekitar enam hingga dua belas persen," kata Dr. Sood.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







