Pemprov DKI Siagakan Pompa dan Pasukan Biru Hadapi Potensi Banjir

Oleh: Lydia Fransisca
Jumat, 27 Maret 2026 | 10:51 WIB
Pasukan Biru Pemprov DKI Jakarta apel siaga. (BeritaNasional/tangkapan layar)
Pasukan Biru Pemprov DKI Jakarta apel siaga. (BeritaNasional/tangkapan layar)

BeritaNasional.com -  Pemprov DKI Jakarta menyiagakan seluruh perangkat pengendali banjir untuk menghadapi potensi banjir imbas cuaca ekstrem.

Perangkat yang disiagakan mulai dari pompa, sistem polder, hingga perawatan badan air.

Langkah ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya risiko hujan berintensitas tinggi di Ibu Kota.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum menegaskan bahwa seluruh jajarannya sudah dalam kondisi siaga penuh.

"Kami memastikan seluruh perangkat pengendalian banjir dapat berfungsi optimal, baik sebelum, saat, maupun setelah terjadi hujan intensitas tinggi," kata Ika dalam keterangan resminya, Jumat (27/3/2026).

"Mitigasi banjir adalah kerja kolaboratif yang membutuhkan kecepatan, ketepatan, dan kesiapan infrastruktur," tambahnya. 

Ika menerangjan penyiagaan perangkat dilakukan melalui pengoperasian pompa stasioner, pompa mobile, serta pintu air secara terintegrasi sejak fase prabanjir hingga penanganan genangan.

Terhitung sejak 13 Maret 2026, sebanyak 668 unit pompa stasioner tersebar di 243 lokasi. Selain itu, 537 unit pompa mobile disiagakan di lima wilayah kota administrasi untuk menjangkau titik-titik yang tidak terlayani pompa tetap.

Upaya pengendalian juga diperkuat melalui percepatan pengerukan di berbagai saluran guna meningkatkan kapasitas tampung drainase. 

Hingga pertengahan Maret 2026, volume pengerukan di lima wilayah mencapai 123.393 meter kubik sejak dimulai pada 2 Januari. 

Sepanjang 2025, total pengerukan mencapai 919.173 meter kubik, dengan dukungan 260 unit excavator dan 465 unit dump truck.

Selain itu, Dinas SDA juga menyiagakan Satuan Tugas SDA atau Pasukan Biru sebagai garda terdepan saat banjir terjadi.

"Kita juga melakukan penyiagaan Satuan Tugas SDA atau Pasukan Biru yang menjadi garda terdepan saat banjir terjadi. Selain mengoperasikan pompa, petugas juga rutin melakukan pemantauan lapangan guna memastikan aliran air tetap terkendali," tandasnya.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: