Indonesia Jadi Rujukan Dunia di Sektor Pangan
BeritaNasional.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, Indonesia saat kini jadi rujukan dunia di sektor pangan.
Amran mengatakan, Indonesia bahkan menerima penghargaan internasional di bidang pangan lantaran sukses berswasembada pangan.
“Banyak negara datang belajar ke Indonesia, mulai dari Jepang, Kanada, hingga Belarus. Ini bukti bahwa kita berada di jalur yang benar menuju swasembada pangan,” ujarnya.
Namun ia mengingatkan krisis pangan merupakan ancaman nyata yang dapat menggoyahkan stabilitas negara.
Ketergantungan pada impor, menurut dia, tidak hanya berdampak ekonomi tetapi juga membawa tekanan politik. “Satu juta ton impor beras bisa membawa tekanan besar dari negara pengekspor,” tegasnya.
Amran juga menekankan filosofi kerja keras dalam mencapai keberhasilan. “Doa tanpa tindakan adalah nol. Sukses itu tidak gratis. Kita harus bersatu dan bekerja nyata,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan sejumlah program strategis pemerintah, termasuk program hemat energi serta hilirisasi komoditas unggulan. Hilirisasi kelapa, misalnya, disebut memiliki potensi nilai ekonomi mencapai Rp5.000 triliun. Komoditas lain seperti gambir juga memiliki potensi hilirisasi hingga Rp5.000 triliun.
Selain itu, Indonesia saat ini telah menguasai pasar global minyak kelapa sawit (CPO), menjadikannya sebagai pemain utama dalam industri tersebut. Menurut Amran, hal ini menjadi bukti bahwa Indonesia mampu memimpin dalam sektor pangan dan agribisnis dunia.
Dalam momentum yang bersejarah, Indonesia juga berhasil mengekspor 10.000 ton beras ke Palestina, yang disebutnya sebagai ekspor pertama dalam sejarah ke wilayah tersebut.
Sumber: Antara
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu







