Menteri LH Minta Kepala Daerah Serius Tuntaskan Masalah Sampah Paling Lambat 2029
BeritaNasional.com - Permasalahan sampah menjadi salah satu perhatian pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Untuk itu, Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq meminta kepala daerah untuk bersungguh-sungguh dalam menyelesaikan permasalahan sampah secara keseluruhan sesuai target pada tahun 2029 sebagaimana instruksi presiden.
"Kepada bupati dan wali kota, Pak Presiden telah memerintahkan untuk menyelesaikan masalah sampah paling lambat 2029 dengan segala metodenya," kata Menteri LH usai melaksanakan korve atau kerja bakti di Jalan Besar Ijen, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (29/3/2026).
Hanif menekankan, salah satu poin penting di dalam upaya penanganan masalah sampah di daerah, yakni memastikan proses pemilahan sampah di tingkat keluarga bisa berjalan maksimal. Sebab langkah tersebut akan menjadi penentu menekan biaya penanganan dan penyelesaian di tingkat hilir.
Penyelesaian persoalan sampah tak boleh hanya dianggap sebagai suatu jalan untuk meraih Adipura Kencana. Lebih dari itu, kata dia, penanganan yang komprehensif bertujuan memastikan berjalannya kewajiban melestarikan lingkungan dan menjaga keberlanjutannya bagi generasi penerus.
"Sampah ini masalah kewajiban kita untuk menghadirkan lingkungan yang baik kepada masyarakat," ujarnya.
Pada kesempatan itu, ia juga mengingatkan pemerintah daerah (pemda) agar konsisten melaksanakan agenda kerja bakti atau bersih-bersih lingkungan yang nantinya diharapkan mampu dikembangkan menjadi gerakan bersama masyarakat dengan skala lebih masif.
"Semua masalah sampah bisa kita reduksi dengan sangat baik," tegas Hanif.
Selama melaksanakan kerja bakti di Jalan Besar Ijen, Menteri LH didampingi oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dan Bupati Malang M Sanusi. Sebelum melaksanakan korve Menteri LH Hanif terlebih dahulu menyapa masyarakat yang sedang melaksanakan kegiatan pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day.
Kerja bakti dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dari Jalan Semeru dan selanjutnya rombongan mengarah ke Jalan Besar Ijen. Sekitar pukul 08.10 WIB kegiatan korve pun tuntas, Hanif bersama rombongan kepala daerah melanjutkan kegiatan dengan bersepeda berkeliling Kota Malang.
Sumber: Antara
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







