Wujud Toleransi, Ibadah Jemaat Jumat Agung di Gereja Katedral Berbarengan Salat Jumat Masjid Istiqlal

Oleh: Bachtiarudin Alam
Jumat, 03 April 2026 | 14:53 WIB
jemaat Katolik di Gereja Katedral. (Foto/Instagram)
jemaat Katolik di Gereja Katedral. (Foto/Instagram)

BeritaNasional.com - Suasana toleransi proses ibadah dua agama terwujud dalam kegiatan keagamaan Jumat Agung di Gereja Katedral Jakarta yang berbarengan salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Momen itu dirasakan jemaat Katolik Nata, warga Kelapa Gading, yang bisa tetap khidmat mengikuti rangkaian ibadah Jumat Agung yang sesi pertama dimulai berbarengan dengan salat Jumat.

"Sebenarnya suasana di sini sangat ini ya, sangat adem ayem," kata Nata saat ditemui sebelum ibadah di Gereja Katedral Jakarta, Jakpus, Jumat (3/4/2026).

Sebab, dia memarkir kendaraan di Masjid Istiqlal turut melewati terowongan silaturahmi yang menghubungkan dua lokasi ibadah yang saling berdekatan.

"Gimana ya menggambarkannya, sangat senang juga karena di hari Jumat kita juga masih bisa tenang beribadah, dan juga Jumatan juga masih berjalan dengan lancar gitu. Jadi, ya cukup baiklah toleransi yang ada di sekitar jalan ini," ungkap Nata.

Sementara itu, Topik selaku muslim yang melaksanakan Salat Jumat di Masjid Istiqlal merasa momen ini adalah wujud toleransi. Sebab, kedua umat beragama bisa dengan lancar melangsungkan ibadah.

“Kayak gini kan wujud toleransi ya. Tadi sempat ngajak anak buat ke terowongan dan lihat-lihat sebentar ke halaman gereja,” tuturnya.

Diketahui, selama gelaran Pekan Paskah jemaat Kristiani bisa memikirkan kendaraan di lokasi Masjid Istiqlal. Lalu, akses ke Gereja Katedral Jakarta bisa melalui Terowongan Silaturahmi yang saling menghubungi kedua lokasi ibadah tersebut.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: