BMKG Pastikan Gempa M6,0 di Kepulauan Talaud Tak Berpotensi Tsunami
BeritaNasional.com - BMKG memastikan gempa bumi tektonik bermagnitudo M6,0 yang terjadi di wilayah Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, tidak berpotensi tsunami.
Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono menyampaikan parameter update menunjukkan episenter berada di laut pada jarak 88 km barat laut Pulau Karatung pada kedalaman 71 km.
“Episenter gempabumi terletak pada koordinat 5,0° LU dan 126,32° BT, atau tepatnya di laut pada jarak 88 kilometer arah barat laut Pulau Karatung dengan kedalaman 71 kilometer,” ujar Rahmat dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/4/2026).
Ia menjelaskan karakteristik gempa tersebut mengindikasikan sumber guncangan berasal dari aktivitas deformasi batuan pada zona menengah.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan. Analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan naik atau thrust fault,” tutur Rahmat.
Guncangan dirasakan di sejumlah wilayah. Menurut BMKG, intensitas di Kepulauan Talaud dan Naha berada pada skala III–IV MMI, sementara di Manado mencapai II–III MMI.
“Getaran di Kepulauan Talaud dan Naha dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, sedangkan di Manado getarannya terasa nyata dalam rumah seperti truk berlalu,” kata Rahmat.
Ia menegaskan hasil pemodelan BMKG memastikan tidak ada potensi tsunami dari gempa tersebut.
“Hasil pemodelan menunjukkan gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” ujarnya.
Rahmat menambahkan hingga pukul 18.00 WIB belum terdeteksi adanya gempabumi susulan.
“Monitoring BMKG hingga saat ini belum menunjukkan adanya aktivitas aftershock,” kata dia.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







