BBMKG Minta Masyarakat Waspadai Potensi Rob di Pesisir Bali

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Ilustrasi banjir (Foto/Pixabay)
Ilustrasi banjir (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar minta masyarakat lebih waspada menghadapi potensi rob atau banjir pesisir di sejumlah pesisir di Bali.

Potensi banjir rob ini dipicu oleh fenomena Super New Moon atau bulan baru. Ini diperkirakan akan terjadi pada 12-20 Juni.

“Terdapat potensi banjir rob, namun waktu dan harinya berbeda di setiap wilayah," ujar Kepala BBMKG Wilayah III Cahyo Nugroho.

Ia mengatakan, banjir rob terjadi karena fase bulan perigee atau jarak terdekat bulan dengan bumi pada 15 Juni 2026. Hal ini punya kecenderungan meningkatkan ketinggian air laut hingga titik maksimal.

Menurut pantauan data level air dan prediksi pasang surut, rob berpotensi terjadi di wilayah Pesisir Selatan Kabupaten Jembrana, Pesisir Selatan Kabupaten Tabanan, Pesisir Kabupaten Badung, Pesisir Kota Denpasar, Pesisir Kabupaten Gianyar, juga Pesisir Selatan Kabupaten Klungkung.

Dampak rob sendiri bisa mempengaruhi aktivitas bongkar muat di pelabuhan. Selain itu juga mempengaruhi permukiman pesisir, aktivitas tambak garam, juga perikanan darat.

 

Sumber: Antara

 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: