Neymar dan Misi Terakhir Membawa Brasil Juara Dunia

Oleh: Harits Tryan
Kamis, 11 Juni 2026 | 19:19 WIB
Bintang Timnas Brasil Neymar. (Foto/instagram Neymar)
Bintang Timnas Brasil Neymar. (Foto/instagram Neymar)

BeritaNasional.com - Timnas Brasil menghadapi kekhawatiran menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Bintang utama mereka, Neymar Jr, masih berjuang memulihkan kondisi fisiknya setelah mengalami cedera yang mengancam partisipasinya di turnamen tersebut.

Pada usia 34 tahun, Neymar tengah bersiap menjalani Piala Dunia keempat sekaligus yang kemungkinan menjadi yang terakhir dalam kariernya setelah tampil pada edisi 2014, 2018, dan 2022. Turnamen kali ini memiliki arti khusus bagi sang pemain yang menyebutnya sebagai "tarian terakhir" bersama Selecao.

Meski sempat absen dalam beberapa laga kualifikasi akibat masalah lutut, pengaruh Neymar di skuad Brasil tetap besar. Pelatih Carlo Ancelotti bahkan menilai kehadiran pemain bernomor punggung 10 tersebut sangat penting dalam upaya Brasil meraih gelar juara dunia keenam mereka.

Neymar datang ke pemusatan latihan tim nasional dalam kondisi belum sepenuhnya pulih. Cedera bermula saat ia mengalami benturan di bagian betis ketika membela Santos pada 17 Mei lalu. Awalnya cedera tersebut hanya dianggap sebagai edema ringan, namun hasil pemeriksaan MRI kemudian menunjukkan adanya cedera otot tingkat dua yang membutuhkan waktu pemulihan antara dua hingga tiga pekan.

Akibat cedera tersebut, Neymar harus melewatkan sejumlah laga persahabatan Brasil dan sempat memunculkan spekulasi mengenai peluangnya tampil pada laga pembuka Piala Dunia melawan Maroko. Namun, tim medis Brasil melaporkan perkembangan positif dalam proses pemulihannya.

"Ia mengalami kemajuan yang sangat baik dalam latihan individu. Jika hasil pemeriksaan berikutnya berjalan sesuai rencana, Neymar bisa kembali berlatih bersama tim dalam waktu dekat," demikian pernyataan tim medis Brasil dilansir dari Marca.

Kondisi Neymar sempat memicu rumor bahwa Brasil akan menggantinya sebelum turnamen dimulai. Namun Ancelotti langsung membantah kabar tersebut dan memastikan mantan pemain Barcelona serta Paris Saint-Germain itu tetap masuk dalam rencana tim.

"Agar jelas, Neymar akan bersama kami. Kami yakin dia bisa pulih untuk pertandingan melawan Maroko atau paling lambat saat menghadapi Haiti," tegas Ancelotti.

Kepercayaan Ancelotti tidak lepas dari performa Neymar bersama Santos dalam beberapa bulan terakhir. Setelah jeda FIFA pada Maret, ia mampu tampil dalam 10 dari 13 pertandingan yang dijalani klubnya dan mencatatkan empat assist. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa kualitas Neymar masih mampu memberikan perbedaan bagi Brasil.

Saat rekan-rekan setimnya melanjutkan persiapan menuju turnamen, Neymar menjalani program pemulihan khusus di New Jersey. Ia mendapat pendampingan intensif dari dokter Felipe Kalil, pelatih fisik Cristiano Nunes, dan fisioterapis Rafael Martini untuk mempercepat proses pemulihan tanpa meningkatkan risiko cedera kambuhan.

Brasil berharap Neymar dapat kembali merumput secepat mungkin pada fase grup. Kehadiran sang bintang diyakini akan menjadi faktor penting dalam ambisi Selecao mengakhiri penantian panjang dan kembali menjuarai Piala Dunia setelah terakhir kali mengangkat trofi pada 2002.

Sumber: Marcasinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: