Pemprov DKI Tegur ASN yang Ganti Pelat Mobil Dinas jadi Putih di Puncak: Enggak Ditoleransi!

Oleh: Lydia Fransisca
Selasa, 07 April 2026 | 14:23 WIB
Viral Mobil Dinas Pemprov DKI Gunakan Pelat Putih. (Foto/instagram dulyanidul)
Viral Mobil Dinas Pemprov DKI Gunakan Pelat Putih. (Foto/instagram dulyanidul)

BeritaNasional.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara soal kendaraan dinas yang diganti pelatnya menjadi warna putih di Puncak, Bogor, Jawa Barat. Menurutnya, ASN tersebut sudah ditegur oleh Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta.

"Sudah ditegur oleh BPAD. Jadi kalau di Jakarta yang gitu-gitu kita enggak kasih apa toleransi," kata Pramono di Balai Kota, Selasa (7/4/2026).

Pramono berujar, Pemprov DKI bakal memberi sanksi terhadap ASN tersebut usai pendalaman selesai dilakukan.

"Saya kebetulan lihat sendiri dan tadi Pak Sekda juga sudah menyampaikan pasti akan kita kasih teguran untuk itu," jelas Pramono.

"Kalau memang harus berkendaraan dinas ya berkendaraan dinas, tetapi kalau kendaraannya diubah dari pelat putih menjadi plat merah dan ketika apa diini oleh aparat kan kelihatan banget kalau antara menyesal dan tidak menyesalnya itu beda-beda tipis lah begitu," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, viral sebuah video yang menunjukkan satu mobil dinas Pemprov DKI bernomor polisi (nopol) B 1732 PQG diberhentikan oleh aparat kepolisian di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. 

Mobil itu diberhentikan karena pelat mobil yang terpasang berwarna putih. Padahal seharusnya plat tersebut berwarna merah. Dalam video yang diunggah akun Instagram @dulyandul, petugas tersebut mulanya menanyakan warna asli pelat nomor mobil tersebut. 

"Pelatnya harusnya pelat merah diganti sama yang putih, biar seolah-olah mobil pribadi. (Milik) Pemprov DKI Jakarta," katanya, dikutip pada Selasa (7/4/2026).

Polisi itu pun meminta pengemudi mengganti pelat mobil sesuai aslinya dan mengambil pelat berwarna putih tersebut. Ketika sang sopir mengganti pelat putih ke merah, salah seorang dari dalam mobil itu menyebutkan bahwa mereka habis mengikuti kegiatan kantor. 

"Masalah Bapak itu kenapa diganti pelat merah? Biar apa, Pak?" ujarnya.

Orang itu kembali beralasan mengganti pelat merah menjadi putih agar tidak mencolok. 

Lantas, anggota itu menekankan bahwa mobil itu milik Pemprov DKI yang semestinya menggunakan pelat berwarna merah.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: