Bareskrim Polri Buru 2 Bos 'The Doctor', Bandar Narkoba Asal Aceh dan Malaysia

Oleh: Bachtiarudin Alam
Rabu, 08 April 2026 | 12:06 WIB
Andre Fernando Tjhandra alias The Doctor ditangkap  (Foto/doc. Polri)
Andre Fernando Tjhandra alias The Doctor ditangkap (Foto/doc. Polri)

BeritaNasional.com - Dittipidnarkoba Bareskrim Polri masih mendalami jaringan narkoba internasional yang turut menyongkong pergerakan Andre Fernando (32) alias 'The Doctor' yang belakangan telah berhasil ditangkap di Malaysia.

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengaku pengembangan saat ini menyasar dua orang atasan alias bos Andre yang identitasnya telah diketahui yakni Hendra warga asal Aceh dan Tomy warga negara Malaysia.

"Andre Fernando alias The Doctor diketahui memiliki dua orang atasan, yaitu Hendra yang merupakan warga negara Indonesia asal Aceh dan berdomisili di Malaysia, serta Tomy yang merupakan warga negara Malaysia. Kedua atasan tersebut diketahui tidak saling mengenal satu sama lain," kata Eko dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026).

Menurut Eko, Andre berperan sebagai perantara sekaligus penjamin antara Hendra dan Tomy dengan para pelanggannya. Di mana, Andre mengenal Hendra melalui temannya yang bernama Hendro alias Nemo.

"Sedangkan dengan Tomy, Andre pertama kali kenal pada saat Andre bermain judi di Genting Highland, Genting, Malaysia," sambungnya.

Berdasarkan hasil interogasi, Andre rutin mengambil narkotika dari kedua bosnya tersebut sejak Desember 2025. Dari Hendra, Andre tercatat mengambil 5 kg sabu yang dijual seharga Rp 390 juta per kilogram, serta ratusan butir Etomidate dan Happy Five.

Kemudian dari Tomy, Andre menyuplai ribuan unit Etomidate dalam berbagai ukuran untuk dijual kembali kepada pelanggan bernama Ika Novita Sari alias Mami Mika yang transaksinya dilakukan di sekitar kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).

"Etomidate ukuran besar sejumlah 700 pcs pada bulan Februari 2026 seharga Rp 1.700.000 /pcs dan dijual kepada IKA NOVITA SARI als MAMI MIKA seharga Rp 2.200.000 /pcs, serta uang untuk transaksi dibayar di luar Whiterabbit PIK," jelas Eko.

Perlu diketahui Andre Fernando alias The Doctor telah ditetapkan sebagai buronan utama setelah Bareskrim Polri membongkar jaringan narkotika internasional yang melibatkan oknum kepolisian di Polres Bima Kota, NTB dengan bandar narkoba Ko Erwin.

Bertindak sebagai distributor utama, mengendalikan peredaran sabu, happy water, dan cairan vape mengandung etomidate. Dia menyelundupkan melalui jalur laut, darat, dan kargo dengan modus penyembunyian di dalam boneka dan kotak kado.

Sementara dari data perjalanan, Andre tercatat telah meninggalkan wilayah Indonesia sejak tanggal 20 Februari 2024 dengan menggunakan pesawat AirAsia nomor penerbangan QZ326 dari Juanda menuju Kuala Lumpur, Malaysia.sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: