DPR Dukung Gencatan Senjata AS-Iran, Diplomasi Jadi Instrumen Utama Redakan Konflik
BeritaNasional.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyambut baik kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dengan Iran. Langkah tersebut menunjukkan diplomasi masih menjadi instrumen utama dalam meredakan konflik.
"Komisi I DPR RI menyambut baik kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang dimediasi oleh Pakistan. Langkah ini menunjukkan bahwa diplomasi masih menjadi instrumen utama dalam meredakan konflik, sekaligus memberikan harapan bagi stabilitas kawasan Timur Tengah," kata Dave dalam keterangannya, Rabu (8/4/2026).
Dave mengatakan, perdamaian membutuhkan komitmen jangka panjang, kesediaan menahan diri dan kesepakatan yang menghormati hukum internasional.
"Indonesia percaya bahwa perundingan lanjutan di Islamabad harus dimanfaatkan untuk membangun fondasi perdamaian yang lebih kokoh," ujarnya.
Dave berharap kesepakatan gencatan senjata dapat memberikan dampak positif terhadap pasar energi global. Politikus Golkar ini melihat momentum tersebut sebagai peluang memperkuat kerjasama internasional dalam menjaga jalur dagang dan pasokan energi.
"Kesepakatan ini juga memberi dampak positif terhadap pasar energi global, dengan harga minyak turun secara signifikan. Stabilitas energi dunia tentu berpengaruh pada perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, kami melihat momentum ini sebagai peluang untuk memperkuat kerja sama internasional dalam menjaga jalur perdagangan dan pasokan energi yang aman," katanya.
Indonesia, kata Dave, mendorong agar semua pihak menempatkan kemanusiaan di atas kepentingan politik. Komisi I akan mendukung kebijakan pemerintah yang berorientasi pada diplomasi damai, serta memperkuat peran Indonesia di forum internasional sebagai jembatan dialog dan solusi.
"Kami optimis bahwa melalui komitmen bersama, gencatan senjata ini dapat menjadi pintu masuk menuju perjanjian damai yang lebih permanen. Indonesia siap berkontribusi dalam upaya internasional untuk memastikan bahwa perdamaian bukan hanya jeda sementara, melainkan sebuah keadaan yang berkelanjutan dan bermartabat bagi semua bangsa," jelasnya.

PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu






