Dinamika Politik Global Masih Tidak Menentu, Pemerintah Pastikan Pasokan BBM dan Epiji Aman

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Rabu, 08 April 2026 | 22:29 WIB
Warga antri membeli elpiji. (Foto/istimewa)
Warga antri membeli elpiji. (Foto/istimewa)

BeritaNasional.com -  Dinamika geopolitik global yang saat ini tak menentu menuntut pemerintah untuk melakukan gerak cepat dalam memitigasi dampak dari terjadinya krisis energi di hampir semua negara dunia. 

Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) disebut telah memitigasi dan memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas/Elpiji nasional tetap aman.

Sekretaris Ditjen Migas Kementerian ESDM Muhammad Rizwi Jilanisaf Hisjam menerangkan pemerintah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi menjaga ketahanan energi nasional.

“Dengan seluruh langkah strategis mitigasi yang telah kami lakukan, dapat kami tegaskan bahwa pasokan BBM dan LPG nasional saat ini dalam kondisi aman,” terangnya,.

Dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta hari ini juga langkah itu meliputi pengalihan sumber impor, pengaturan konsumsi energi, hingga optimalisasi produksi dan kilang dalam negeri.

Salah satu langkah utamanya yakni mengalihkan sumber impor energi dari kawasan Timur Tengah yang terdampak kendala distribusi seperti di Selat Hormuz ke negara lain.

“Kami mengalihkan sumber impor yang tadinya berasal dari negara Timur Tengah yang terkendala dengan masalah di Selat Hormuz, menjadi ke negara-negara lain seperti Amerika, Afrika, Asia, dan (negara di) ASEAN,” jelasnya, Rabu (`8/4/2026).

Selain itu, pemerintah juga melakukan pengaturan konsumsi BBM dan elpiji secara wajar dan bijak melalui kebijakan bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan menginstruksikan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) untuk mengutamakan minyak mentah produksi dalam negeri bagi kebutuhan kilang nasional.

“Crude yang diproduksi dalam negeri diupayakan untuk seluruhnya dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk kilang minyak di dalam negeri,” tuturnya.

Langkah lain yang dilakukan adalah mengoptimalkan kilang domestik, termasuk penyesuaian produksi untuk memperkuat pasokan elpiji nasional.

Pemerintah juga melakukan pencarian tambahan pasokan elpiji baik dari impor maupun produksi dalam negeri, serta mengalihkan sebagian pasokan elpiji industri untuk kebutuhan elpiji 3 kilogram bagi masyarakat. (Antara)

Di sisi hilir, BPH Migas juga melaporkan ketahanan stok BBM nasional berada dalam kondisi aman dengan tingkat ketersediaan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.sinpo

Editor: Tim Redaksi
Komentar: